Pertamina Raih Laba Bersih USD3,35 Miliar Sepanjang Tahun 2025

  • 25 Jun 2026 01:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Pertamina membukukan laba bersih sebesar USD3,35 miliar sepanjang tahun buku 2025.
  • Perusahaan energi nasional ini menyetorkan kontribusi kepada negara senilai Rp360,76 triliun.
  • Program dekarbonisasi korporasi berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 2,27 juta ton CO₂e.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Pertamina (Pertamina) berhasil mencetak laba bersih sebesar USD3,35 miliar sepanjang tahun buku 2025. Pendapatan badan usaha milik negara tersebut juga mencapai USD70,89 miliar pada periode yang sama.

Perusahaan energi pelat merah ini mampu membukukan EBITDA sebesar USD11,43 miliar sepanjang tahun tersebut. Pertamina menyetorkan kontribusi kepada negara sebesar Rp360,76 triliun melalui pajak dividen dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pertamina menyampaikan laporan kinerja keuangan positif tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Selasa, 23 Juni 2026. Perseroan juga merealisasikan investasi dalam negeri dengan nilai mencapai USD5,9 miliar pada tahun tersebut.

Pertamina mencatatkan penyerapan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) dengan nilai yang mencapai Rp531,5 triliun. Produksi minyak dan gas hulu perusahaan tercatat berada di atas satu juta barel setara minyak per hari (BOEPD).

Sektor pengolahan mencatat kenaikan Yield Valuable Product menjadi 83,7 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kilang minyak milik badan usaha ini juga mengolah volume intake hingga mencapai 333 juta barel.

Kilang tersebut memasok sekitar 70 persen kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional untuk mendukung perekonomian. Volume transmisi bisnis gas perusahaan juga mencapai 587 BSCF yang tumbuh empat persen dibanding tahun lalu.

Sementara itu volume niaga gas bumi perusahaan berhasil dipertahankan pada kisaran 305 juta MMBTU. Volume kargo domestik dan internasional yang diangkut oleh logistik maritim mencapai 172 juta kiloliter (KL).

Produksi listrik dari sektor energi baru terbarukan mencapai 8.711 GWh atau meningkat tiga persen. Program dekarbonisasi korporasi juga sukses menurunkan emisi karbon sebesar 2,27 juta ton CO₂e sepanjang tahun.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memberikan pernyataan resmi terkait dengan pencapaian tersebut. Pencapaian kinerja ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi yang andal bagi seluruh masyarakat.

“Secara keseluruhan, capaian tahun buku 2025 menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong transisi menuju energi yang lebih rendah karbon, meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional, serta menjaga fundamental keuangan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Simon juga menambahkan bahwa upaya tersebut diwujudkan melalui beberapa pendekatan strategis yang berfokus pada masyarakat. Berbagai langkah nyata dilakukan guna menjamin aspek ketersediaan serta keterjangkauan harga energi bagi masyarakat.

“Bagi Pertamina, capaian tersebut bukan sekadar mencerminkan kinerja korporasi. Di baliknya terdapat tanggung jawab yang semakin besar untuk memastikan energi tetap tersedia dan andal bagi masyarakat, industri, serta berbagai sektor strategis yang menjadi penggerak perekonomian nasional,” kata Simon.

Komisaris Utama PT Pertamina Mochamad Iriawan turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemegang saham. Apresiasi tersebut diberikan atas dukungan yang konsisten dalam menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan energi nasional.

“Keputusan yang telah diambil dalam RUPS ini menjadi langkah penting bagi perjalanan Perseroan ke depan. Semoga hasil keputusan tersebut dapat membawa Pertamina meraih kinerja dan prestasi yang semakin baik di masa mendatang,” ujar Iriawan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....