KAI Temukan 10.429 Barang Penumpang Senilai Rp7,23 Miliar

  • 23 Jun 2026 01:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengamankan puluhan ribu barang temuan milik penumpang sepanjang lima bulan.
  • Manajemen perusahaan melakukan pengembalian serta pengamanan seluruh barang temuan tersebut dengan sangat hati-hati.
  • Petugas stasiun dan kereta api mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengamankan 10.429 barang temuan senilai Rp7.231.538.000 selama lima bulan. Seluruh barang milik penumpang tersebut tertinggal di berbagai stasiun wilayah kerja perusahaan kereta api.

Data tersebut terdiri dari 507 makanan, 7.527 barang biasa, serta 2.395 jenis barang berharga. KAI telah berhasil menyelesaikan tindak lanjut terhadap 7.071 barang dari total keseluruhan temuan tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengimbau pengguna kereta api untuk menjaga barang bawaan. Ia menyampaikan pernyataan tersebut secara resmi melalui laporan tertulis pada Senin, 22 Juni 2026.

“Awal pekan biasanya menjadi momentum masyarakat kembali beraktivitas setelah perjalanan akhir pekan. Karena itu, kami mengajak pelanggan untuk selalu memastikan barang bawaannya sebelum turun dari kereta api atau meninggalkan stasiun. Satu menit untuk mengecek ulang bisa menghindarkan pelanggan dari kepanikan karena barang tertinggal,” ujar Anne.

Petugas telah menyerahkan kembali sebanyak 4.659 unit barang temuan secara langsung kepada pemilik sah. Perusahaan juga menyalurkan sebanyak 2.202 unit barang temuan langsung kepada berbagai lembaga sosial kemasyarakatan.

Jajaran petugas stasiun diinstruksikan agar selalu siaga dalam mengamankan seluruh barang milik penumpang. Petugas lapangan masih menyimpan sebanyak 3.358 unit barang temuan demi kelancaran proses verifikasi data.

“Setiap barang yang ditemukan petugas akan didata, diamankan, dan diverifikasi. Untuk barang berharga, proses pengembaliannya dilakukan dengan prinsip kehati-hatian agar benar-benar diterima oleh pemilik yang sah,” kata Anne.

Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat temuan terbanyak yaitu sebanyak 2.373 unit barang penumpang. Selanjutnya wilayah Daop 1 Jakarta membukukan temuan sebanyak 2.248 unit barang hilang milik penumpang.

Sementara itu pihak Daop 5 Purwokerto mendata sebanyak 1.612 unit barang temuan milik penumpang. Kemudian wilayah kerja Daop 4 Semarang juga mengamankan sebanyak 969 barang temuan milik penumpang.

Untuk kategori pengembalian barang, Daop 1 Jakarta mencatat angka tertinggi yaitu sebanyak 1.374 barang. Manajemen Daop 5 Purwokerto mengembalikan sebanyak 802 unit barang temuan kepada pemilik sepanjang lima bulan.

Anne mengimbau para pelanggan agar selalu waspada serta teliti selama menggunakan jasa layanan kereta. Secara kumulatif jumlah barang temuan tersebut terus mengalami peningkatan secara berkala sejak Januari 2026.

“Kami ingin pelanggan merasa tenang saat melakukan perjalanan dengan kereta api. Namun, keamanan barang bawaan tetap dimulai dari kebiasaan pelanggan sendiri. Simpan barang penting di tempat yang mudah diawasi, hindari meletakkan barang berharga jauh dari jangkauan, dan lakukan cek ulang sebelum turun,” ujar Anne.

Kemudian Daop 6 Yogyakarta mengamankan taksiran nilai barang temuan sebesar Rp823.844.000 selama lima bulan. Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya mengajak pelanggan untuk tertib.

“Petugas KAI siap membantu pelanggan. Semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang barang ditemukan dan dikembalikan. Mari awali pekan dengan perjalanan yang aman, tenang, dan lebih tertib menjaga barang bawaan,” kata Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....