Pelanggan KA Sancaka Utara Melonjak 98,25 Persen
- 20 Jun 2026 23:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan peningkatan jumlah pelanggan kereta api Sancaka Utara sebesar 98,25 persen.
- Armada kereta api ini menghubungkan stasiun Surabaya Pasarturi hingga stasiun Cilacap dengan melewati berbagai destinasi wisata menarik.
- Manajemen mengimbau masyarakat untuk merencanakan pemesanan tiket perjalanan secara daring demi mendapatkan pelayanan terbaik secara akurat.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 142.135 pelanggan kereta Sancaka Utara hingga Mei 2026. Volume penumpang naik sebesar 98,25 persen dari jumlah sebelumnya yang hanya mencapai 71.695 pelanggan.
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut menyiarkan data kenaikan penumpang pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kereta api ini menghubungkan stasiun Surabaya Pasarturi di Jawa Timur hingga stasiun Cilacap di Jawa Tengah.
Vice President (VP) Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan rute perjalanan armada transportasi massal tersebut. Layanan kereta api antarprovinsi ini resmi beroperasi untuk pertama kali pada tanggal 1 Desember 2019.
“KA Sancaka Utara memiliki karakter perjalanan yang khas karena menghubungkan Surabaya Pasarturi, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu, Solo, Yogyakarta, Kutoarjo, Kroya, sampai Cilacap. Layanan ini memberi pilihan perjalanan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan akses menuju pendidikan, pekerjaan, wisata, layanan keluarga, dan aktivitas ekonomi,” ujar Anne.
Para pelanggan dapat mengunjungi destinasi wisata Kayangan Api saat melakukan perjalanan menuju Kabupaten Bojonegoro. Kereta ini juga melewati Kota Solo yang menawarkan berbagai pusat kebudayaan serta kuliner khas daerah.
Wisatawan dapat menjangkau Candi Prambanan dan Umbul Ponggok dengan mudah melalui pemberhentian stasiun Klaten. Stasiun Yogyakarta menjadi simpul utama untuk mengakses kawasan wisata Malioboro serta pusat pendidikan daerah.
Para penumpang kereta dapat mengunjungi destinasi sejarah Benteng Van der Wijck di wilayah Kebumen. Perjalanan berakhir di Cilacap yang terkenal dengan objek wisata Pantai Teluk Penyu dan Benteng Pendem.
Anne menerangkan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang tersebut membuktikan tingginya kebutuhan mobilitas praktis masyarakat luas. Armada kereta api ini menyediakan dua kelas pelayanan dengan total kapasitas sebanyak 488 tempat duduk.
“Pertumbuhan pelanggan KA Sancaka Utara memberi sinyal bahwa masyarakat membutuhkan konektivitas yang praktis, nyaman, dan langsung. Dalam satu perjalanan, pelanggan dapat menjangkau kota pendidikan, pusat ekonomi, kawasan wisata, serta daerah keluarga tanpa harus berpindah moda terlalu banyak,” kata Anne.
Rangkaian transportasi massal ini membawa empat kereta kelas eksekutif dan empat kereta kelas ekonomi modifikasi. Setiap gerbong ekonomi modifikasi menyediakan ruang duduk nyaman dengan sandaran kursi yang dapat diatur pelanggan.
Kereta api ini juga menyediakan sistem pendingin ruangan, toilet, stop kontak, hingga rak bagasi. Layanan restorasi kereta makan menyajikan pemesanan menu kuliner melalui aplikasi gawai pintar Access by KAI.
Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan resmi. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui situs resmi kai.id dengan tarif menyesuaikan kelas layanan pilihan.
“KAI mengajak masyarakat merencanakan perjalanan melalui kanal resmi seperti Access by KAI agar memperoleh informasi jadwal, ketersediaan kursi, dan layanan secara akurat. Dengan relasi yang menghubungkan banyak kota serta fasilitas yang semakin nyaman, KA Sancaka Utara diharapkan menjadi pilihan perjalanan yang aman, praktis, dan memberi manfaat bagi ekonomi lokal di sepanjang lintas yang dilalui,” kata Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....