RUPS 2025: Pelindo Setor Rp7,81 Triliun ke Negara, Pendapatan Tumbuh 9%
- 18 Jun 2026 22:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyetor kontribusi sebesar Rp7,81 triliun kepada negara sepanjang tahun buku 2025
- Tren pertumbuhan tersebut berlanjut pada awal 2026
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyetor kontribusi sebesar Rp7,81 triliun kepada negara sepanjang tahun buku 2025. Nilai tersebut meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kontribusi tersebut berasal dari setoran pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), hingga pembayaran konsesi. Capaian itu disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Tak hanya meningkatkan kontribusi kepada negara, Pelindo juga membukukan pertumbuhan pendapatan usaha. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp35,48 triliun atau naik 9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut ditopang oleh pertumbuhan aktivitas kepelabuhanan. Kemudian peningkatan produktivitas, serta efisiensi operasional di berbagai pelabuhan yang dikelola perseroan.
“Capaian ini merupakan hasil dari upaya transformasi yang terus dijalankan Pelindo untuk meningkatkan kualitas layanan. Lalu produktivitas operasional dan memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi negara dan masyarakat,” ujar Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, lewat keterangannya, Kamis, 18 Juni 2026.
Kinerja positif juga tercermin dari sejumlah indikator operasional. Sepanjang 2025, arus peti kemas mencapai 19,8 juta TEUs atau tumbuh 5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, arus kapal tercatat sebesar 1,42 miliar gross tonnage (GT), naik 1%. Sedangkan arus penumpang mencapai 20,4 juta orang atau meningkat 5%.
Tren pertumbuhan tersebut berlanjut pada awal 2026. Hingga Mei 2026, arus peti kemas tercatat mencapai 8,21 juta TEUs atau tumbuh 7% secara tahunan (year-on-year/YoY).
Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan arus peti kemas internasional sebesar 10%, sementara arus domestik meningkat 4%. Pada periode yang sama, kunjungan kapal mencapai 563 juta GT atau naik 1%.
Sedangkan arus penumpang tumbuh 7% menjadi 9,45 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurut Achmad, capaian tersebut menunjukkan aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat melalui pelabuhan masih terjaga positif.
“Pertumbuhan kinerja pada awal tahun 2026 menunjukkan bahwa transformasi Pelindo berada pada jalur yang tepat. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan, meningkatkan daya saing pelabuhan nasional,” ucapnya.
Melalui RUPST Tahun Buku 2025, Pelindo juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program strategis. Mulai dari peningkatan kapasitas dan kualitas layanan pelabuhan, digitalisasi proses bisnis, hingga penguatan konektivitas maritim nasional.
Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat peran Pelindo sebagai penggerak konektivitas nasional. Sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....