KA Rajabasa Pakai Ekonomi Premium Mulai 4 Juli 2026

  • 16 Jun 2026 22:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi untuk KA Rajabasa mulai 4 Juli 2026.
  • Layanan bersubsidi ini mencatatkan peningkatan jumlah pelanggan sebesar 38,29 persen sepanjang Januari hingga Mei 2026.
  • PT KAI mematok tarif terjauh relasi Kertapati menuju Tanjungkarang seharga Rp32.000 guna mendukung mobilitas masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan Kereta Ekonomi Premium Modifikasi untuk meningkatkan kenyamanan layanan KA Rajabasa. Layanan bersubsidi tersebut telah mengangkut sebanyak 388.190 pelanggan sepanjang Januari hingga Mei tahun 2026.

Jumlah perjalanan penumpang tersebut mengalami peningkatan sebesar 38,29 persen dibanding periode yang sama sebelumnya. Masyarakat dapat menikmati rute Kertapati menuju Tanjungkarang dengan membayar tarif terjauh sebesar Rp32.000 saja.

“KAI mendengarkan masukan pelanggan KA Rajabasa. Kami memahami harapan masyarakat terhadap perjalanan yang lebih nyaman, terjangkau, dan tetap andal. Perbaikan layanan membutuhkan proses, mulai dari kesiapan sarana, pola operasi, keselamatan, hingga pelayanan di lapangan. Karena itu, peningkatan dilakukan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan pelanggan dengan baik,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, Selasa, 16 Juni 2026.

Sarana baru ini menggantikan kereta ekonomi tegak lurus yang berkapasitas sebanyak 106 kursi per unit. Sebelumnya pihak operator juga telah menambah susunan rangkaian kereta tersebut demi mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat.

Penambahan formasi gerbong tersebut meningkatkan kapasitas angkut dari 530 menjadi 848 tempat duduk setiap jalan. Kini dengan menggunakan delapan kereta modifikasi terbaru armada tersebut menyediakan kapasitas sebanyak 640 kursi.

Para pelanggan dapat menikmati kursi mandiri sandaran tangan hingga pengatur sandaran punggung sepanjang perjalanan jauh. Layanan kereta api ini merupakan penugasan subsidi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Dukungan pemerintah tersebut membuat tarif perjalanan antardaerah menjadi sangat terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Sepanjang tahun 2025 kereta api tersebut tercatat telah melayani sebanyak 686.788 orang pelanggan.

Sementara pada periode yang sama tahun lalu volume penumpang tercatat mencapai sebanyak 280.719 pelanggan.Anne menambahkan pertumbuhan angka tersebut membuktikan peran penting kereta di kedua wilayah Sumatra.

“Bagi pelanggan, perjalanan dengan tarif Rp32.000 untuk jarak terjauh sangat berarti. Biaya transportasi yang terjangkau membantu masyarakat mengatur kebutuhan lain, seperti pendidikan anak, biaya kesehatan, kebutuhan keluarga, atau modal usaha kecil. Karena itu, peningkatan kenyamanan KA Rajabasa diarahkan agar layanan PSO ini semakin dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” kata Anne.

KA Rajabasa melayani rute sepanjang 389 kilometer dan menjadi rangkaian terpanjang di Pulau Sumatra. Layanan kereta api ini menghubungkan Stasiun Kertapati di Palembang dengan Stasiun Tanjungkarang Bandar Lampung.

Perjalanan tersebut melewati sejumlah stasiun pemberhentian seperti Prabumulih, Baturaja, Martapura, hingga stasiun wilayah Kotabumi. Sebutan armada kereta tersebut terinspirasi dari Gunung Rajabasa yang terletak di wilayah Provinsi Lampung.

“KAI ingin pelanggan memahami bahwa setiap masukan menjadi bagian penting dari proses perbaikan. Kami menata layanan secara bertahap agar KA Rajabasa semakin nyaman, tetap terjangkau, dan dapat diandalkan masyarakat. Harapannya, pelanggan merasakan bahwa perjalanan dengan kereta api semakin sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....