KAI Layani 7,88 Juta Pelanggan Kereta PSO hingga Mei 2026
- 16 Jun 2026 02:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mencatat pertumbuhan jumlah penumpang kereta bersubsidi sebesar 7,9 persen.
- Layanan Kereta Jarak Jauh PSO sukses melayani sebanyak 4.951.267 pelanggan sepanjang lima bulan pertama.
- Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terus mendukung penyediaan transportasi publik yang terjangkau bagi masyarakat.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 7.882.165 pelanggan kereta api Public Service Obligation (PSO). Angka pelanggan tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,9 persen dibandingkan dengan capaian periode tahun lalu.
Peningkatan volume penumpang tersebut tercatat sepanjang Januari hingga Mei 2026 dari sebelumnya sebanyak 7.303.687 orang. Program ini berjalan atas dukungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) bagi mobilitas masyarakat.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memberikan keterangan resmi terkait pencapaian kinerja angkutan tersebut. KAI merilis data perkembangan jumlah penumpang itu secara resmi pada Senin, 15 Juni 2026.
“KA PSO membantu masyarakat memperoleh akses perjalanan yang lebih terjangkau untuk bekerja, sekolah, berobat, berdagang, bertemu keluarga, maupun bepergian antardaerah. Bersama Pemerintah melalui DJKA Kemenhub, KAI terus menjaga agar layanan ini tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Anne.
Layanan KA Jarak Jauh PSO tersebut sukses mengangkut sebanyak 4.951.267 pelanggan hingga Mei 2026. Realisasi perjalanan tersebut tumbuh sebesar 5,1 persen dari perolehan sebelumnya yang sebanyak 4.709.193 pelanggan.
Sementara itu, untuk kategori layanan KA Lokal PSO tercatat telah melayani sebanyak 2.930.898 pelanggan. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 13,0 persen dibanding pencapaian tahun lalu sebanyak 2.594.494 pelanggan.
Anne menerangkan bahwa operasional kereta jarak jauh tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas warga. Fasilitas tersebut menghubungkan berbagai wilayah di Jawa dan Sumatra dengan tarif perjalanan yang lebih terukur.
“Bagi banyak pelanggan, KA PSO adalah penghubung menuju kesempatan. Ada pelajar yang berangkat ke sekolah, pekerja yang menuju tempat kerja, pedagang yang menjaga aktivitas ekonomi, serta keluarga yang tetap terhubung antarkota,” kata Anne.
KAI mengoperasikan sebanyak 13 rangkaian kereta api untuk melayani masyarakat pada rute jarak jauh. Beberapa perjalanan kereta bersubsidi tersebut di antaranya adalah KA Kahuripan, KA Bengawan, hingga KA Cikuray.
Layanan KA Lokal PSO berfungsi memperkuat akses mobilitas regional masyarakat di berbagai pusat kegiatan. Transportasi ini menghubungkan kawasan permukiman warga menuju pusat perekonomian daerah dan fasilitas pelayanan publik.
KAI berkomitmen terus menjaga kualitas layanan melalui keselamatan perjalanan serta kebersihan sarana operasional kereta. Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket perjalanan secara mudah melalui aplikasi resmi Access by KAI.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya turut menyampaikan apresiasi atas kelancaran program. Sinergi antara operator dengan pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan demi keberlanjutan layanan bersubsidi tersebut.
“KAI berterima kasih atas dukungan Pemerintah melalui DJKA Kemenhub dalam penyelenggaraan KA PSO. Dengan kolaborasi ini, kereta api dapat terus hadir sebagai transportasi publik yang selamat, nyaman, terjangkau, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat,” kata Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....