Penambahan Armada Dorong Penguatan Rantai Logistik Energi
- 13 Jun 2026 10:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- HUMI menjadikan 2025 sebagai tahun investasi dengan fokus pengembangan aset produktif, penambahan armada LNG dan LPG, serta diversifikasi usaha
- Akuisisi PT Solusi Prisma Metana memperluas rantai nilai bisnis energi HUMI dari sektor logistik hingga hilir dan memperkuat transformasi bisnis Perseroan
- Di tengah fase investasi, HUMI membukukan pendapatan USD 128,15 juta, naik 0,37 persen, dengan struktur keuangan yang tetap dinilai sehat
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) menempatkan tahun 2025 sebagai periode investasi untuk memperkuat fondasi bisnis jangka panjang. Fokus utama Perseroan diarahkan pada pengembangan aset produktif, penambahan armada energi, serta diversifikasi usaha strategis.
Direktur Utama HUMI, Ari Askhara, menegaskan tahun 2025 menjadi fase penting memperkuat kapasitas Perseroan melalui berbagai investasi produktif. Menurutnya, langkah tersebut ditujukan mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat posisi HUMI dalam ekosistem energi nasional.
"Langkah-langkah ini kami ambil untuk memastikan HUMI tidak hanya tumbuh lebih besar. Tetapi juga memiliki pondasi bisnis yang lebih kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai bagian dari Humpuss Group," ujar Ari Askhara di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.
Sepanjang 2025, HUMI melalui entitas anak usaha melakukan investasi besar dengan menambah kapal pengangkut LNG dan tanker LPG. Strategi tersebut dilakukan guna memperkuat posisi Perseroan dalam rantai logistik energi nasional yang terus berkembang.
Penambahan armada menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan aset Perseroan sepanjang tahun berjalan. Investasi tersebut diharapkan menghasilkan pendapatan berulang jangka panjang serta meningkatkan daya saing bisnis energi.
Selain memperkuat bisnis utama, HUMI melanjutkan strategi diversifikasi melalui akuisisi PT Solusi Prisma Metana oleh PT GTS Internasional Tbk (GTSI). Langkah ini memperluas rantai nilai bisnis energi Perseroan dari sektor logistik hingga hilir.
SPM dikenal sebagai pelopor LNG retail di Indonesia yang menyediakan alternatif energi lebih bersih. Perusahaan tersebut melayani pelanggan komersial dan industri melalui distribusi LNG kemasan Dewar berkapasitas 175 liter.
Layanan SPM mencakup pengadaan LNG, distribusi, instalasi fasilitas gas, hingga dukungan teknis operasional terintegrasi. SPM merupakan perusahaan patungan yang didukung GTSI bersama ONT Shipping Ltd., afiliasi Haiyetong dari Tiongkok.
Di tengah fase investasi, HUMI tetap mencatat pertumbuhan pendapatan sepanjang tahun 2025. Pendapatan Perseroan mencapai USD 128,15 juta, meningkat 0,37 persen dibandingkan USD 127,68 juta sebelumnya.
Peningkatan pendapatan menunjukkan ketahanan model bisnis HUMI menghadapi tantangan industri maritim dan energi global. Kinerja tersebut juga mencerminkan kemampuan Perseroan menjaga utilisasi aset dan kontribusi bisnis inti.
Sejalan ekspansi yang dijalankan, Perseroan mencatat peningkatan beban pendanaan terkait investasi berbagai aset produktif. Selain itu, sejumlah aset dan lini usaha baru masih berada pada tahap awal operasional sehingga kontribusinya belum optimal.
Manajemen menilai kondisi tersebut sebagai bagian normal dari fase investasi untuk pertumbuhan jangka panjang. Sebagai dampaknya, laba bersih HUMI tercatat USD 3,21 juta dibandingkan USD 13,06 juta pada tahun sebelumnya.
Dari sisi keuangan, total ekuitas Perseroan mencapai USD 172,87 juta pada tahun 2025, relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total liabilitas meningkat 36,35 persen menjadi USD 173,29 juta untuk mendukung berbagai investasi strategis.
Perseroan menegaskan peningkatan liabilitas merupakan konsekuensi dari strategi ekspansi berbasis investasi produktif jangka panjang. Bertambahnya fasilitas pendanaan juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan lembaga keuangan terhadap prospek HUMI Group.
"Dengan pondasi yang semakin kuat, dukungan institusi keuangan yang terus meningkat, serta peluang pasar energi yang masih sangat besar. Kami optimistis HUMI berada pada posisi yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai tambah jangka panjang," kata Ari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....