Perusahaan Ritel Bidik Bisnis Drone hingga Kendaraan Listrik
- 12 Jun 2026 10:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Perusahaan Ritel PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV) resmi melakukan perubahan pengendali dan jajaran manajemen. Perseroan mengumumkan rencana ekspansi ke sejumlah sektor baru, mulai dari drone, kendaraan listrik hingga platform e-commerce.
Direktur Utama PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk, Alvien Febryan, mengatakan perubahan tersebut menjadi langkah strategis perusahaan. Yakni untuk memperkuat fondasi bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.
“Kami melihat adanya peluang besar pada sektor teknologi dan ekonomi digital. Karena itu, Perseroan akan mulai mengembangkan lini usaha baru di bidang drone, kendaraan listrik, serta e-commerce,” ujar Alvien, Jumay, 12 Juni 2026.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan struktur kepemilikan saham perusahaan. PT Olive Power Invest kini menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 61,91%, sementara sisanya porsi kepemilikan publik.
Rapat tersebut juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Alvien Febryan ditunjuk sebagai Direktur Utama didampingi Wang Xiao Xuan dan Jayden Lee sebagai Direktur.
Sementara posisi Komisaris Utama dijabat Melvin Julian, bersama Qiu Shao Hua sebagai Komisaris. Seiring perubahan tersebut, pengendalian Perseroan kini berada di bawah Alvien Febryan dan Jayden Lee.
Alvien menegaskan, masuknya pengendali baru diharapkan dapat mempercepat transformasi bisnis perusahaan. Sekaligus meningkatkan daya saing di sektor-sektor yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi.
“Perubahan pengendali dan pengurus ini bukan sekadar pergantian struktur organisasi. Tetapi bagian dari transformasi perusahaan untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Dengan masuknya pengendali baru dan rencana ekspansi ke sektor teknologi, OLIV kini bersiap melakukan transformasi bisnis yang lebih agresif. Tujuannya untuk menangkap peluang di industri masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....