Rupiah Melemah, Pendapatan Perusahaan Otobus Tercatat Turun 50 Persen
- 07 Jun 2026 09:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menyebabkan pendapatan perusahaan otobus pariwisata turun hingga 50 persen. Menurut Sekjen Ikatan Perusahaan Otobus Pariwisata Jawa Barat, Herdis Subarja, menurunnya pendapatan disebabkan berkurangnya permintaan sewa bus dan naiknya harga suku cadang.
"Suku cadang, ban, dan minyak pelumas naik signifikan akibat melemahnya rupiah, karena sebagian besar masih impor. Otomatis banyak bus yang belum diperbaiki karena perusahaan otobus tak mampu memenuhi kebutuhan perbaikan kendaraan," katanya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Minggu, 7 Juni 2026.
Sehingga, kata dia, jika ada permintaan sewa bus pariwisata otomatis tak dapat terpenuhi sepenuhnya karena kondisi kendaraan yang belum bisa diperbaiki akibat naiknya suku cadang dan keperluan kendaraan lainnya. "Otomatis ada potensi pendapatan yang hilang juga," ujarnya..
Dia mengatakan, oli mesin, terutama yang diimpor, mengalami lonjakan harga hingga lebih dari 30 -50 persen drum. Sementara itu, kata Herdis, harga ban mengalami kenaikan sekitar 10-20 persen.
Perusahaan otobus, sebutnya, telah mengambil berbagai langkah akibat tekanan terhadap operasional tersebut. Contohnya, katanya, membuat sistem shiff untuk driver sesuai dengan ketersediaan jumlah kendaraan.
"Jadi kalau mereka bawa kendaraan baru dapat honor, tidak seperti sistem gaji. Hal ini bisa menjadi salah satu solusi megurangi beban opersional akibat berkurangnnya pendapatan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....