Keberangkatan Penumpang Stasiun Prupuk Naik 21,96 Persen
- 02 Jun 2026 00:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Arus keberangkatan pelanggan dari Stasiun Prupuk Kabupaten Tegal mengalami peningkatan sebesar 21,96 persen.
- Sektor ketenagakerjaan formal dan perkembangan sektor agraris mendorong pertumbuhan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.
- Kereta Api Indonesia (KAI) berkomitmen menjaga keandalan layanan transportasi untuk mendukung perputaran ekonomi daerah.
RRI.CO.ID, Tegal - Arus keberangkatan pelanggan kereta api dari Stasiun Prupuk Kabupaten Tegal meningkat 21,96 persen. Sementara itu, volume kedatangan penumpang di stasiun tersebut juga mengalami pertumbuhan sebesar 23,65 persen.
Sebanyak 15.297 pelanggan tercatat berangkat dari stasiun tersebut sepanjang bulan Januari hingga April 2026. Pada periode yang sama, total kedatangan penumpang juga mencapai 15.205 orang di stasiun tersebut.
Stasiun Prupuk terletak di Kecamatan Margasari dan memiliki posisi sangat penting bagi jaringan kereta api. Infrastruktur ini menghubungkan jalur lintas tengah Jawa dengan koridor utara menuju wilayah pesisir Tegal.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Tegal mencapai 1,69 juta jiwa. Kecamatan Margasari sendiri tercatat memiliki populasi besar yang berjumlah lebih dari 116 ribu jiwa.
Lembaga BPS mencatat porsi pekerja formal di Kabupaten Tegal telah menyentuh angka 41,48 persen. Perubahan struktur tersebut mendorong peningkatan kebutuhan transportasi publik yang memiliki jadwal perjalanan sangat teratur.
“Peningkatan mobilitas masyarakat biasanya berjalan beriringan dengan tumbuhnya aktivitas ekonomi. Ketika peluang kerja bertambah, perdagangan berkembang, dan masyarakat semakin produktif, kebutuhan perjalanan juga meningkat. Stasiun Prupuk menjadi salah satu simpul yang membantu menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang tersebut,” ujar Vice President Corporate Communication Kereta Api Indonesia (KAI) Anne Purba dalam keterangannya, Senin, 1 Juni 2026.
Anne kemudian menyoroti potensi besar wilayah selatan Kabupaten Tegal sebagai kawasan agraris yang sangat produktif. Kecamatan Margasari berkembang pesat menjadi salah satu sentra penghasil bawang merah yang terus tumbuh.
“Mobilitas yang baik memberikan manfaat yang luas bagi daerah. Petani lebih mudah menjangkau pasar, pelaku usaha memperoleh akses yang lebih luas, dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk bekerja maupun mengembangkan usaha. Konektivitas transportasi menjadi salah satu faktor yang mempercepat perputaran ekonomi daerah,” ujar Anne.
Stasiun Prupuk melayani perjalanan kereta api antarkota seperti Progo, Bengawan, Jayakarta, hingga Gaya Baru Malam Selatan. Layanan aglomerasi regional juga diakomodasi melalui perjalanan kereta api Kamandaka serta Joglosemarkerto secara berkala.
Stasiun ini turut mendukung distribusi logistik nasional melalui operasional kereta api pengangkut Pupuk Indonesia. Selain itu, stasiun tersebut menjadi gerbang masuk menuju destinasi wisata unggulan seperti pemandian Guci.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan penumpang. Peningkatan mutu operasional secara konsisten menjadi fokus utama demi memberikan kepuasan maksimal bagi pelanggan.
“Setiap pelanggan yang berangkat maupun tiba di Stasiun Prupuk membawa cerita dan tujuan yang berbeda-beda. Ada yang berangkat untuk bekerja, menempuh pendidikan, berdagang, atau bertemu keluarga. Kereta api hadir untuk menghubungkan berbagai perjalanan tersebut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. KAI akan terus menjaga keandalan layanan agar manfaat konektivitas ini dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat,” kata Wisnu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....