Konsumen Elektronik Kini Cari Pengalaman Belanja dan Teknologi Sekaligus

  • 28 Mei 2026 00:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tren belanja elektronik rumah tangga mulai bergeser dari sekadar membeli produk menjadi mencari pengalaman belanja yang lebih interaktif.
  • Konsumen kini ingin mencoba langsung fitur, desain, dan teknologi produk sebelum membeli.
  • Midea Electronics Indonesia menghadirkan konsep Kitchen Pro Shop untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih lengkap dan personal.

RRI.CO.ID, Tangerang - Perubahan gaya hidup masyarakat urban turut mengubah cara konsumen membeli produk elektronik rumah tangga. Jika sebelumnya pembelian elektronik lebih banyak berfokus pada harga dan fungsi dasar, kini konsumen mulai mencari pengalaman berbelanja yang lebih lengkap, personal, dan interaktif.

Tren tersebut terlihat dari semakin berkembangnya konsep experiential retail atau pengalaman belanja berbasis interaksi langsung dengan produk. Konsumen tidak lagi hanya ingin melihat katalog atau spesifikasi, tetapi juga mencoba langsung fitur, desain, hingga teknologi yang ditawarkan sebelum memutuskan membeli.

Fenomena ini semakin terasa pada kategori produk rumah tangga modern seperti kitchen appliance, smart home device, air purifier, hingga water heater. Produk-produk tersebut kini dianggap bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, melainkan bagian dari gaya hidup dan kenyamanan sehari-hari.

Di tengah perubahan perilaku konsumen itu, banyak perusahaan elektronik mulai mengembangkan konsep toko yang lebih interaktif. Salah satunya dilakukan Midea Electronics Indonesia melalui pengembangan Midea Kitchen Pro Shop di berbagai kota besar.

Konsep ini menghadirkan pengalaman belanja yang lebih personal melalui layanan konsultasi, demo produk langsung, hingga penataan showroom yang menyerupai kebutuhan rumah tangga modern.

Vice President Midea Electronics Indonesia, Michael Adisuhanto, menyebut konsumen kini menginginkan kemudahan sekaligus pengalaman yang lebih menyeluruh saat membeli produk elektronik rumah tangga. Menurutnya, keberadaan Kitchen Pro Shop menjadi upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi kebutuhan rumah tangga secara lebih lengkap dalam satu tempat.

Selain pengalaman belanja, faktor teknologi juga menjadi pertimbangan utama konsumen saat ini. Produk hemat energi, fitur pintar berbasis digital, desain minimalis, hingga efisiensi ruang menjadi tren yang semakin diminati, terutama oleh keluarga muda dan penghuni kawasan urban.

Perkembangan properti dan hunian modern di kawasan seperti Tangerang, BSD, dan Gading Serpong turut mendorong pertumbuhan pasar elektronik rumah tangga premium dan multifungsi. Konsumen di kawasan tersebut cenderung mencari produk yang praktis, modern, dan mendukung gaya hidup sehari-hari.

Tak hanya itu, perkembangan digital marketing dan e-commerce juga mengubah pola pembelian elektronik. Konsumen kini biasanya mencari informasi produk secara online terlebih dahulu sebelum datang langsung ke toko untuk mencoba produk secara fisik.

Karena itu, toko fisik kini tidak lagi sekadar menjadi tempat transaksi. Namun, juga menjadi ruang pengalaman merek atau brand experience.

Owner PT Era Bangunan, Herma Hochi, mengatakan layanan konsultasi dan demo produk menjadi salah satu nilai tambah yang dicari pelanggan saat ini.

"Kami berharap pelanggan tidak hanya membeli produk, tetapi juga mendapatkan pengalaman pelayanan terbaik dan memahami langsung kualitas teknologi yang ditawarkan," ujarnya.

Melihat tren tersebut, industri elektronik rumah tangga diperkirakan akan terus bergerak menuju konsep retail yang lebih modern, interaktif, dan berbasis pengalaman pelanggan. Bagi perusahaan elektronik, keberhasilan ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga bagaimana membangun kedekatan dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan konsumen modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....