Bidik Pasar Properti Joglosemar, Linktown Buka Kantor Cabang di Semarang
- 26 Mei 2026 09:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Linktown membuka kantor cabang baru di Semarang, Jawa Tengah sekaligus menjadi cabang ke-8 Linktown secara nasional.
- Ekspansi dilakukan untuk memperkuat pasar properti kawasan Joglosemar.
- Wilayah Joglosemar diproyeksikan menyumbang 5%-10% revenue nasional perusahaan.
RRI.CO.ID, Semarang - Perusahaan properti Linktown membuka kantor cabang baru di Semarang, Jawa Tengah, untuk memperkuat penetrasi pasar di kawasan Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar). Kantor tersebut menjadi cabang ke-8 Linktown secara nasional, sekaligus kantor pertama perusahaan di Jawa Tengah.
Peresmian kantor dilakukan pada Jumat, 22 Mei 2026, dan dihadiri Co-Founder Linktown, Abel Andy Kurniajaya dan Deryan Nataniel. Abel mengatakan, ekspansi ke Semarang dilakukan karena tingginya potensi pasar properti di Jawa Tengah, terutama di Semarang, Solo, dan Yogyakarta.
"Semarang merupakan salah satu kota dengan perkembangan yang sangat pesat. Kota ini ditunjang oleh infrastruktur yang lengkap, mulai dari pelabuhan, bandara, hingga jaringan jalan tol yang terintegrasi di Pulau Jawa.
Sebelum membuka kantor fisik, Linktown telah menjalankan aktivitas bisnis secara online di wilayah tersebut sejak 2025. Dari bisnis take over pinjaman dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), perusahaan mencatat transaksi Rp28,5 miliar dari 18 transaksi.
Menurut Abel, capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa pasar properti Semarang memiliki prospek yang menjanjikan. Kehadiran kantor fisik diharapkan dapat meningkatkan fokus perusahaan dalam penjualan properti primary maupun secondary.
Co-Founder Linktown, Deryan Nataniel menambahkan, pertumbuhan ekonomi Semarang yang mencapai 6,49 persen pada 2025 menjadi salah satu faktor yang mendukung prospek pasar properti di wilayah tersebut. Selain itu, tingginya aktivitas ekonomi dan pertumbuhan developer lokal dinilai turut mendorong permintaan properti.
Dalam strategi pemasaran, perusahaan tetap mengandalkan digital marketing sebagai ujung tombak penjualan. Strategi tersebut dinilai berhasil diterapkan di berbagai kota besar, dan kini diperluas untuk menjangkau pasar Jawa Tengah secara lebih agresif.
Dari sisi sumber daya manusia, jumlah agen Linktown di Semarang juga terus bertambah. Jika pada akhir 2025 jumlah agen masih kurang dari lima orang, kini telah berkembang menjadi lebih dari 20 agen.
VP Linktown Solution, Jonathan Wijaya menjelaskan, kantor cabang Semarang akan difungsikan sebagai pusat operasional regional. Khususnya, untuk aktivitas akuisisi proyek, perekrutan agen, hingga pengembangan database pembeli properti.
Secara nasional, Linktown menargetkan penjualan Rp3,5 triliun pada 2026. Kawasan Joglosemar diproyeksikan berkontribusi sekitar 5 persen hingga 10 persen terhadap pendapatan perusahaan.
Melalui ekspansi di Jawa Tengah, Linktown membidik potensi penjualan sebesar Rp300 miliar hingga Rp500 miliar per tahun. Selain Semarang, perusahaan juga telah membuka kantor cabang baru di Bali pada April 2026 sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....