PT KAI Tambah Ribuan Sarana untuk Perkuat Kapasitas Angkutan
- 21 Mei 2026 23:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI melibatkan industri manufaktur dalam negeri dengan memesan ratusan kereta dan ribuan gerbong dari PT INKA (Persero).
- PT KAI mendatangkan ribuan unit sarana baru berupa kereta, gerbong, dan lokomotif untuk meningkatkan kapasitas operasional secara nasional.
- Perusahaan mengalokasikan investasi sebesar USD222,5 juta atau sekitar Rp3,56 triliun khusus untuk pengadaan 54 unit lokomotif CC205.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendatangkan ribuan sarana guna memperkuat kapasitas angkutan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan operasional di tengah pertumbuhan mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.
Manajemen KAI merilis data pengadaan armada baru tersebut pada Kamis, 21 Mei 2026. Investasi ini juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri transportasi massal kereta api secara nasional.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan penguatan sarana merupakan kebutuhan sangat strategis. Layanan tersebut memegang peran penting dalam menghubungkan pusat logistik, kawasan industri, dan pelabuhan di Indonesia.
“Investasi sarana ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas layanan, menjaga keandalan operasional, serta mendukung efisiensi angkutan barang dan penumpang. KAI ingin memastikan pertumbuhan mobilitas dan logistik nasional ditopang oleh sarana yang semakin andal, modern, dan berkapasitas memadai,” ujar Anne.
Program pengadaan sarana hingga saat ini mencakup sebanyak 436 unit kereta generasi baru untuk penumpang. KAI juga memesan 902 unit gerbong barang serta 52 unit lokomotif baru secara bertahap.
KAI menyiapkan 612 unit kereta dan 1.125 unit gerbong buatan PT Industri Kereta Api (INKA). BUMN perkeretaapian ini juga mendatangkan sebanyak 54 unit lokomotif tipe CC205 dari produsen Progress Rail.
Sebagian sarana gerbong datar dilaporkan telah tiba di Simpang yang berada di wilayah Sumatera Selatan. Sisa armada lainnya masih dalam proses pengiriman serta pengujian hingga akhir tahun 2026 mendatang.
Investasi untuk pengadaan 54 unit lokomotif CC205 tersebut mencapai nilai USD222,5 juta atau Rp3,56 triliun. Beberapa lokomotif baru kini sedang dipersiapkan untuk memperkuat layanan angkutan barang strategis di Indonesia.
“KAI terus mendorong peningkatan kualitas layanan penumpang melalui sarana yang lebih nyaman, aman, dan sesuai kebutuhan pelanggan. Pengadaan kereta new generation menjadi bagian dari transformasi layanan yang terus kami jalankan,” kata Anne.
Pengadaan sarana untuk layanan kereta komuter perkotaan atau Commuter Line juga terpantau terus berjalan lancar. Sebanyak tujuh trainset dari total rencana 16 trainset kini telah resmi beroperasi melayani masyarakat.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menekankan nilai strategis dari investasi sarana tersebut. Kerja sama dengan pabrikan lokal juga diyakini mampu meningkatkan kapasitas industri manufaktur perkeretaapian nasional.
“Mayoritas pengadaan sarana KAI melibatkan industri dalam negeri. Ini penting untuk memperkuat ekosistem perkeretaapian nasional, membuka ruang peningkatan kompetensi manufaktur, serta memastikan kebutuhan sarana dapat dipenuhi secara berkelanjutan,” kata Wisnu.
Investasi sarana ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas nasional serta meningkatkan kapasitas logistik berbasis rel. KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan pelayanan transportasi yang andal, produktif, dan relevan dengan ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....