Stasiun Bogor Perpanjang Peron Jalur 6-8 Layani 12 Kereta, Selesai Juli
- 20 Mei 2026 00:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Stasiun Bogor merevitalisasi peron 6 hingga 8 untuk operasional rangkaian 12 kereta mulai Juli 2026 mendatang.
- KAI mencatat volume penumpang Bogor Line mencapai 155.009.997 orang sepanjang tahun 2025 untuk mendukung aktivitas harian.
- Manajemen menerapkan rekayasa arus penumpang dan membangun fasilitas kanopi baru demi menjaga kenyamanan pengguna selama revitalisasi.
RRI.CO.ID, Bogor - Stasiun Bogor mulai memperpanjang peron jalur 6 hingga 8 untuk melayani rangkaian Commuter Line 12 kereta. Pekerjaan infrastruktur ini bertujuan meningkatkan kapasitas angkut menyusul lonjakan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi di wilayah Bogor.
Pembangunan area peron tersebut ditargetkan selesai pada Juli 2026 agar operasional kereta berjalan jauh lebih optimal. KAI mencatat volume pelanggan jalur Bogor mencapai angka 155.009.997 orang sepanjang tahun 2025.
“Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek. Pertumbuhan volume pelanggan yang terus meningkat perlu diimbangi dengan kesiapan kapasitas stasiun dan pola operasi perjalanan agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, Selasa, 19 Mei 2026.
Jumlah penumpang Bogor Line periode Januari-April 2026 sendiri sudah menembus sebanyak 51.868.066 pelanggan. Tren kenaikan ini terus terpantau sejak tahun 2022 yang saat itu hanya mencatat sekitar 102.054.022 pelanggan.
Frekuensi perjalanan kereta api di stasiun tersebut kini mencapai 392 kali perjalanan pada setiap jadwal hari kerja. Sementara itu jadwal perjalanan saat akhir pekan terpantau mencapai 373 kali perjalanan.
Volume pelanggan masuk Stasiun Bogor awal tahun ini mencapai 6.140.074 orang sementara pelanggan keluar sebanyak 5.959.832 orang. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut penambahan peron mampu mengatasi penumpukan penumpang pada jam padat.
“Penambahan kapasitas melalui operasional rangkaian 12 kereta disiapkan untuk mendukung kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Dengan kapasitas yang lebih besar dalam satu perjalanan, pelayanan diharapkan menjadi lebih lancar dan pengalaman perjalanan pelanggan semakin nyaman,” ujar Anne.
Revitalisasi meliputi pembangunan kanopi baru yang terhubung langsung dengan selasar stasiun demi kenyamanan pelanggan saat kondisi hujan. Petugas lapangan saat ini sedang fokus melakukan pemasangan ulang tiang Listrik Aliran Atas (LAA) di lokasi.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menyatakan seluruh pekerjaan mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan. Manajemen juga menyiapkan area pedestrian sementara untuk mempermudah pergerakan masyarakat serta melakukan rekayasa arus pada jam sibuk.
“Pengembangan dan perbaikan fasilitas pelayanan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan Commuter Line dan pelanggan. Seluruh pekerjaan dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu operasional perjalanan kereta. Selama proses revitalisasi berlangsung, kami menyadari terdapat penyesuaian yang dapat memengaruhi kenyamanan pelanggan. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf dan mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di area stasiun,” kata Wisnu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....