Prof Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jabat Komisaris Independen PT WIKA

  • 12 Mei 2026 00:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional sekaligus Guru Besar Universitas Negeri Makassar, Prof. Harris Arthur Hedar, kembali dipercaya menjabat Komisaris Independen PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST Tahun Buku 2025 di Jakarta.

RUPST PT Wijaya Karya Persero Tbk digelar di WIKA Tower, Jakarta, pada, Senin, 11 Mei 2026.

Forum tersebut menetapkan susunan baru dewan komisaris dan direksi perusahaan konstruksi milik negara tersebut.

Dalam pembacaan Surat Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, jajaran komisaris resmi diumumkan kepada seluruh peserta rapat tahunan. “Komisaris Utama Apri Artoto, Komisaris Independen Suryo Hasporo Tri Utomo, Komisaris Independen Harris Arthur Hedar,” demikian pembacaan rapat.

Selain jajaran komisaris, RUPST juga menetapkan susunan direksi baru PT Wijaya Karya Persero Tbk untuk periode berikutnya. Posisi Direktur Utama dipercayakan kepada Ketut Pasek Senjaya Putra bersama sejumlah direktur lainnya dalam struktur perusahaan.

Rapat tersebut juga menetapkan Hadjar Seti Adji sebagai Direktur Manajemen SDM dan Transformasi perusahaan nasional tersebut. Selain itu, Hananto Aji ditunjuk sebagai Direktur Operasi I dalam susunan direksi terbaru PT WIKA.

RUPST juga menetapkan Sonny Setyadhy sebagai Direktur Operasi II perusahaan konstruksi milik negara tersebut. Sementara posisi Direktur Manajemen Risiko dan Legal dipercayakan kepada Vera Kirana dalam susunan direksi baru.

Selain itu, posisi Direktur Keuangan PT Wijaya Karya Persero Tbk dipercayakan kepada Mulyadi untuk periode mendatang. RUPST juga membahas persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan untuk Tahun Buku 2025.

Forum pemegang saham tersebut turut membahas penggunaan dana PMN dan perubahan anggaran dasar perusahaan nasional tersebut. Rapat juga membahas rencana perubahan susunan direksi dan komisaris PT Wijaya Karya Persero Tbk atau WIKA.

Prof Harris Arthur Hedar menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister hukum di Universitas Narotama Surabaya, Jawa Timur. Ia kemudian meraih gelar doktor bidang hukum pada Universitas Jayabaya di Jakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....