Resmikan MoreFood Expo 2026, Ma'ruf Amin Tekankan Pentingnya Industri Halal
- 08 Mei 2026 10:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden ke-13 RI, Ma'ruf Amin, menegaskan pentingnya menjadikan industri halal sebagai fondasi peradaban ekonomi global baru. Ia menilai, kolaborasi industri halal bukan lagi sekadar kerja sama ekonomi biasa, melainkan sebuah aliansi strategis yang menyatukan kekuatan ekonomi dan peradaban dunia.
"Hari ini kita tidak sekadar bertemu, kita bersatu dalam satu tekad untuk menjadikan industri halal sebagai proses peradaban ekonomi dunia yang baru," kata Ma’ruf Amin, dalam sambutannya di acara MoreFood Expo Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.
Lebih lanjut, Ma’ruf menegaskan bahwa dirinya datang bukan untuk membicarakan sekat pemisah antarnegara. Sebaliknya, justru ingin membangun jembatan kolaborasi melalui industri pangan halal.
"Saya tidak datang ke forum ini untuk berbicara tentang tembok pemisah. Saya datang untuk meruntuhkan sekat-sekat lama dan membangun jembatan emas antara dua kawasan, dua kekuatan ekonomi, dan dua peradaban besar melalui industri pangan halal," ujarnya.
Menurut Kiai Ma'ruf, konsep halal memiliki makna universal yang melampaui batas geografis maupun kepentingan ekonomi semata. Halal, kata dia, berbicara tentang nilai, keberkahan, keamanan, dan keadilan.
"Ketika kita berbicara tentang halal, kita berbicara tentang nilai, teknik, keberkahan, keamanan, dan keadilan. Nilai-nilai ini adalah bahasa universal yang melampaui batas peta," ucap mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.
Ia juga menilai dunia saat ini tengah memasuki fase transformasi besar, mulai dari perpindahan sistem hingga perubahan peradaban global. Sehingga, menempatkan industri halal sebagai salah satu poros utama.

Direktur Utama Huamo Group, Wang Guo Ping selaku penyelenggara kegiatan mengungkapkan, Industri Food & Beverage (F&B) Indonesia memiliki potensi pasar lebih dari 280 juta penduduk. Industri ini juga memiliki potensi ekspor yang masif dengan kebutuhan akses terhadap supplier dan teknologinya yang juga tinggi.
Pameran ini diikuti oleh sekitar 1.200 pelaku industri yang bergerak di bidang bahan baku pangan, pengemasan, pengolahan makanan, produk siap saji, hingga rantai pasok dari hulu ke hilir. Di antaranya, Brewell, PT Sosrait Satu Rantai, Best Fresh, Panda Food, Bogaraya dan lain-lain.
"Pameran ini adalah jembatan perdagangan yang memungkinkan kolaborasi dua arah antara Indonesia dan pasar global. Sekaligus, menciptakan peluang bisnis yang saling menguntungkan," ujar Wang.
Sementara, Ketua Asosiasi Makanan Impor Guangdong dan Direktur Utama Worldex China Exhibitions Co, Ltd, Wolfgang Qi mengatakan, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar dan event ini mempertemukan supplier dan buyer.
Ia menuturkan, hari pembukaan diisi dengan temu bisnis untuk membangun koneksi usaha jangka panjang serta konferensi bisnis dan seminar yang menghadirkan praktisi industri, manufaktur dunia, dan asosiasi. Kegiatan lainnya adalah sesi mencicipi produk dari para pemasok dan peragaan memasak sebagai sarana demonstrasi langsung terhadap kualitas produk dari para peserta pameran.
MoreFood Expo Indonesia akan berlangsung mulai 7 hingga 10 Mei 2026 dan menyasar para pelaku bisnis, distributor, importir, hingga pemilik usaha di industri hotel, restoran dan kafe. Bersamaan dengan penyelenggaraan event ini, Huamo Group bersama Panorama Media juga menggelar Café & Brasserie Expo dan FLEI Business Show yang menyediakan ekosistem bisnis F&B dan peluang kemitraan komprehensif dalam satu area.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....