Penumpang Stasiun Pegaden Baru Subang Naik 395 Persen Triwulan I 2026

  • 19 Apr 2026 23:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Stasiun Pegaden Baru mencatatkan kenaikan penumpang hingga 395 persen pada periode triwulan pertama tahun 2026.
  • Peningkatan layanan perjalanan kereta api jarak jauh di Subang berhasil mempermudah akses transportasi bagi seluruh penduduk setempat.
  • Integrasi infrastruktur perkeretaapian turut mendukung pertumbuhan sektor ekonomi pelabuhan dan potensi destinasi wisata di Kabupaten Subang.

RRI.CO.ID, Subang - Penumpang Stasiun Pegaden Baru Kabupaten Subang mengalami kenaikan signifikan sebesar 395 persen pada periode triwulan pertama 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan data lonjakan jumlah pelanggan sebanyak 16.110 orang.

Volume pelanggan turun juga mengalami peningkatan tinggi sebesar 410,6 persen atau sebanyak 16.063 orang pada lokasi stasiun tersebut. Lonjakan drastis itu terjadi dibandingkan dengan total angka pengguna moda transportasi kereta api sejak tahun 2022.

“Kami melihat antusiasme masyarakat yang terus tumbuh. Pegaden Baru kembali digunakan sebagai titik keberangkatan dan kedatangan, seiring kebutuhan perjalanan yang semakin beragam,” ujar Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba, Minggu, 19 April 2026.

Data jumlah keberangkatan sejak 2022 terus meningkat konsisten hingga akhirnya mampu menyentuh angka belasan ribu orang setiap tahun. Kehadiran titik akses transportasi massal di Pegaden Baru memangkas waktu perjalanan bagi masyarakat sekitar Kabupaten Subang.

Peran stasiun ini semakin penting karena menjadi gerbang keluar masuk utama pergerakan manusia bagi satu wilayah administratif tersebut. Kawasan daerah tingkat dua ini memiliki cakupan tanah yang luasnya mencapai angka 2.051 kilometer persegi.

Beberapa jenis layanan andalan kereta api Bengawan hingga Brantas kini beroperasi melayani penduduk di stasiun kawasan Subang ini. Jadwal keberangkatan yang bervariasi memberi ruang luas bagi penumpang untuk merencanakan waktu pergi pada akhir pekan ataupun hari.

“Perjalanan dengan kereta api kini semakin mudah dijangkau. Masyarakat dapat menyesuaikan rencana perjalanannya, baik untuk aktivitas rutin maupun momen di akhir pekan,” ujar Anne.

Jalur rel itu ikut mendorong wisata lokal pegunungan kawasan Sari Ater maupun wisata pesisir pada sisi utara wilayah. Aktivitas ekonomi ikut terdampak positif lewat integrasi operasional Pelabuhan Patimban dengan dukungan sistem transportasi massal perkeretaapian di Subang.

“Masukan dari pelanggan menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan kami. Dengan konektivitas yang semakin luas, perjalanan dapat direncanakan dengan lebih mudah dan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat di berbagai wilayah,” ujar Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....