Penumpang KA Malabar Bandung-Malang Naik 39,9 Persen pada Triwulan I 2026
- 18 Apr 2026 23:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Volume penumpang KA Malabar mengalami kenaikan sebesar 39,9 persen dengan total mencapai 232.422 pelanggan pada Triwulan I 2026.
- Layanan KA Malabar menyediakan perjalanan sejauh 779 kilometer menggunakan rangkaian kereta api kelas eksekutif serta kelas ekonomi premium.
- Peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi yang menawarkan pengalaman menikmati pemandangan alam jalur selatan.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan peningkatan volume pelanggan rute KA Malabar sebesar 39,9 persen secara tahunan. Jumlah penumpang pada triwulan pertama 2026 mengalami lonjakan sangat tinggi mencapai 232.422 orang.
Peningkatan angka pengguna jasa kereta api jalur selatan ini mulai terasa selama tiga bulan pertama tahun 2026. Capaian itu terlihat jauh lebih tinggi dari angka pelanggan periode 2025 yang tercatat hanya 166.125 orang penumpang.
Rangkaian kereta tersebut menempuh jarak perjalanan sejauh 779 kilometer melewati pemandangan alam indah di wilayah selatan Jawa. Perjalanan panjang antarkota tersebut menghubungkan stasiun besar mulai dari Bandung hingga menuju ke Kota Malang pulang pergi.
Layanan moda transportasi umum ini menyediakan pilihan kelas eksekutif dan kelas ekonomi premium berbahan material baja tahan karat. Kereta api ini menjadi penghubung transportasi publik secara langsung bagi masyarakat yang ingin melakukan mobilitas pada rute tersebut.
“Perjalanan dengan kereta api sekarang memberi pengalaman yang berbeda, karena pelanggan bisa menikmati pemandangan yang terus berubah sepanjang jalur selatan, dari sawah, perbukitan, hingga terowongan" ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, Sabtu, 18 April 2026.
Pelanggan dapat menggunakan dua pilihan waktu keberangkatan setiap hari yaitu pada saat pagi hari maupun saat sore hari. Pilihan waktu operasional tersebut memberikan fleksibilitas bagi para penumpang dalam menentukan waktu keberangkatan sesuai dengan kebutuhan aktivitas.
Sejarah pengoperasian layanan kereta rute selatan ini telah berlangsung cukup lama semenjak peresmian perdananya pada 30 April 2010. Pihak manajemen secara rutin melakukan peremajaan sarana interior gerbong guna meningkatkan standar kenyamanan maksimal bagi para pengguna jasa.
Jalur resmi kereta mencakup stasiun di Tasikmalaya serta Banjar sebelum kereta api akhirnya memasuki wilayah provinsi Jawa Tengah. Lajur kemudian berlanjut melewati daerah Yogyakarta serta Madiun hingga berakhir pada stasiun pusat di wilayah Kota Malang Timur.
"Kami terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan agar perjalanan antarkota semakin mudah direncanakan dan tetap nyaman untuk berbagai aktivitas,” kata Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya.
Kota Bandung serta Malang menjadi tujuan utama favorit bagi masyarakat yang hendak menikmati masa liburan bersama dengan keluarga. Kedua wilayah itu menawarkan karakter kota yang sangat berbeda serta memiliki keunikan destinasi wisata alam bagi para wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....