Pertamina EP Perkuat Rantai Pasok lewat SRM Forum 2026 di Jakarta
- 13 Apr 2026 13:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa memperkuat ekosistem rantai pasok energi hulu migas melalui gelaran Supplier Relationship Management Forum 2026.
- Pertemuan yang melibatkan SKK Migas dan Bank Mandiri tersebut menonjolkan aspek kolaborasi, integritas, serta penggunaan platform digital niaga yang transparan.
- Perusahaan mengoptimalkan pembinaan kapasitas bagi mitra kerja serta mendorong penyerapan komponen dalam negeri demi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa menggelar forum koordinasi demi memperkuat ekosistem rantai pasok migas nasional. Forum bertajuk Supplier Relationship Management ini memfokuskan penguatan tata kelola energi berkelanjutan yang menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Kegiatan resmi tersebut dilaksanakan pada 7-8 April 2026 bertempat di Menara Mandiri I, Jakarta. Peserta pertemuan terdiri atas mitra usaha zona hulu beserta berbagai pemangku kepentingan dalam sektor keuangan serta lembaga penelitian.
“Mitra kerja bagi kami bukan sekadar penyedia barang dan jasa, tetapi bagian penting dalam memastikan kelancaran operasi, keandalan fasilitas produksi, percepatan proyek, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan keberlanjutan,” ujar Direktur Pertamina EP Regional Jawa Rachmat Hidajat.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meluncurkan platform niaga digital baru. Sistem inovasi tersebut diimplementasikan demi membangun keterbukaan informasi yang merata bagi seluruh penyedia barang dalam rantai pasok ini.
Tokoh ekonomi nasional, Sandiaga Uno hadir memaparkan peluang serta tantangan pengelolaan kekayaan sumber daya alam bagi negara. Pertemuan tersebut berupaya mendorong para pelaku usaha senantiasa memiliki daya saing tinggi saat menghadapi dinamika pasar.
“Di tengah dinamika geopolitik global, Indonesia memiliki kekuatan strategis pada kekayaan sumber daya alamnya. Tantangannya adalah memastikan pengelolaan yang berorientasi pada nilai tambah, sehingga manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat,” ucap Sandiaga Uno.
Hari kedua kegiatan diisi peningkatan kapasitas melalui pembinaan perangkat rantai pasok demi menjamin kelancaran pengerjaan seluruh kontrak hulu. Penilaian kinerja juga dilakukan bersamaan dengan verifikasi sertifikat kandungan dalam negeri guna mendukung peningkatan penyerapan produk asli buatan nasional.
Perusahaan turut menyelenggarakan pameran yang menampilkan beragam hasil kreativitas warga lokal sebagai wujud nyata dukungan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Stand pameran ini menyuguhkan berbagai produk camilan makanan hingga kerajinan serat nanas berkualitas tinggi hasil produksi mitra binaan.
“Sebagai bagian dari Pertamina, kami memiliki peran dalam menghadirkan kontrak kerja yang memberikan dampak ekonomi. Namun, kami tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi dengan sektor perbankan menjadi penting agar kegiatan usaha mitra dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan,” kata Vice President Supply Chain Management Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Bayu Kusuma Tri Aryanto dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 13 April 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....