KAI Group Layani 115,32 Juta Penumpang PSO selama Triwulan I 2026

  • 13 Apr 2026 00:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI Group mengangkut total 115,32 juta penumpang kategori penugasan subsidi sepanjang kurun periode Triwulan I 2026.
  • Tingkat pertumbuhan pelanggan angkutan LRT Jabodebek menunjukkan angka kenaikan tertinggi yakni mencapai sebesar 22,10 persen.
  • Perusahaan menjamin operasional transportasi murah dapat dirasakan manfaatnya secara luas dengan tetap mengutamakan prinsip tata kelola.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan total 115,32 juta pelanggan layanan subsidi selama periode Triwulan I 2026. Perusahaan turut membukukan jumlah 4.659.678 orang pelanggan subsidi melalui angkutan kereta api lokal serta jarak jauh tertentu.

Seluruh penugasan kewajiban pelayanan publik tersebut memberikan dampak signifikan terhadap penguatan akses konektivitas masyarakat pada tingkat daerah. Volume pergerakan pemakai jasa bertumbuh besar berkat faktor tarif tiket kereta yang tetap sangat murah bagi penduduk.

Pihak manajemen mengapresiasi animo positif dari para penumpang yang sangat mempercayakan kebutuhan mobilitas harian kepada operasional kereta. Pertumbuhan operasional tersebut meningkat secara tajam dibandingkan jika merujuk kepada performa triwulan pertama pada tahun fiskal 2025.

“Di balik angka-angka ini, ada perjalanan orang tua yang berangkat lebih pagi, mahasiswa yang mengejar cita-cita, hingga tenaga kesehatan yang tetap bergerak pada malam hari. Kereta api menjadi bagian dari perjalanan mereka,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba saat mengumumkan data kinerja operasional perusahaan, Minggu, 12 April 2026.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah. Melalui dukungan ini, semakin banyak masyarakat yang bisa tetap bergerak menjalankan aktivitasnya dengan biaya yang lebih terjangkau,” kata Anne.

Anak usaha milik korporasi yakni KAI Commuter tercatat berhasil melayani sebanyak 101.382.889 orang pengguna selama Triwulan I 2026. Angka keterangkutan pelanggan komuter tersebut meningkat sebanyak 8,11 persen dibandingkan pencapaian layanan relasi serupa pada tahun 2025 lalu.

Pengoperasian unit layanan LRT Jabodebek mampu mencatatkan total pergerakan bagi 7.754.946 penumpang hingga akhir bulan Maret tahun 2026. Lini bisnis transportasi layang modern tersebut membukukan kenaikan tertinggi dengan tingkat persentase pertumbuhan mencapai angka 22,10 persen.

Unit bisnis penunjang konektivitas udara melalui KAI Bandara juga sukses melayani sebanyak 1.527.622 orang pelanggan setiap hari operasional. Grafik trafik pemakai jasa moda kereta tersebut bertumbuh sekitar 10,14 persen apabila dibandingkan terhadap periode pada tahun sebelumnya.

Layanan terintegrasi pada wilayah Yogyakarta dan Sumatra Utara sangat didukung oleh pengoperasian penuh armada kereta api jenis Srilelawangsa. Ketersediaan akses angkutan rel tersebut sangat memudahkan seluruh penumpang guna melakukan berbagai aktivitas rutinitas perjalanan mereka setiap harinya.

“KAI Group akan memastikan setiap penugasan layanan dijalankan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG), sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Dengan kualitas layanan yang terus dijaga, kereta api akan tetap menjadi bagian dari perjalanan masyarakat yang dapat diandalkan, hari demi hari,” ujar Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya.

Manajemen berkomitmen tinggi menjaga kualitas pelayanan demi memberikan rasa aman serta meningkatkan tingkat kepercayaan publik sebagai moda transportasi utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....