Jumlah Penumpang Kereta Api Pangandaran Naik pada Triwulan I 2026
- 12 Apr 2026 00:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Penumpang Kereta Api Pangandaran tumbuh sebesar 21,23 persen pada triwulan pertama tahun 2026.
- Jalur lintas menuju Banjar menyuguhkan panorama pegunungan dan lembah hijau yang sangat indah bagi penumpang.
- Peningkatan volume penumpang kereta api memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha penginapan dan UMKM lokal.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat kenaikan jumlah pelanggan pada layanan operasional Kereta Api Pangandaran. Jumlah penumpang rute Gambir-Banjar meningkat signifikan 21,23 persen pada periode Triwulan I 2026.
KAI mengoperasikan layanan kereta api tersebut untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat menuju Jawa Barat selatan. Volume penumpang selama Januari-Maret 2026 telah menyentuh angka 97.306 orang secara total keseluruhan.
Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang positif jika dibandingkan jumlah penumpang periode tahun sebelumnya. Tercatat hanya ada sebanyak 80.265 pelanggan yang menggunakan layanan transportasi kereta api tersebut pada tahun 2025.
"Bagi yang masih bingung minggu depan mau berwisata ke mana, KA Pangandaran bisa jadi jawabannya. Perjalanan menuju Banjar ini sangat eksotis, sebuah pembuka yang sempurna sebelum benar-benar sampai dan mengeksplorasi deretan pantai indah di Pangandaran," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 11 April 2026.
Ia menjelaskan jalur lintas Purwakarta hingga Banjar menyajikan panorama alam yang sangat asri bagi penumpang. Penumpang dapat melanjutkan perjalanan dari Banjar ke wilayah Kabupaten Pangandaran guna menikmati beragam pilihan objek wisata.
Beberapa lokasi favorit para pelancong meliputi Pantai Batu Karas, Green Canyon, serta edukasi biota di Aquarium Indonesia. Pengunjung juga dapat mencicipi aneka sajian kuliner khas pesisir pantai seperti hidangan menu lobster bakar yang segar.
Wisatawan bisa menghabiskan waktu luang dengan melihat pemandangan matahari terbenam pada ujung cakrawala di Pantai Madasari. Peningkatan minat masyarakat menggunakan moda transportasi tersebut turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan denyut ekonomi daerah.
"Keunggulan naik kereta api adalah wisatawan bisa tiba di lokasi dengan kondisi tubuh yang tetap segar. Tenaga tidak habis di jalan karena macet, sehingga agenda menikmati kuliner laut atau bertualang di pantai-pantai Pangandaran bisa dilakukan dengan lebih maksimal," ujarnya.
Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM serta tingkat keterisian penginapan lokal mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan secara konsisten. PT Kereta Api Indonesia terus berkomitmen menyediakan layanan transportasi andal guna mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.
"KAI senang bisa menjadi bagian dari rencana liburan masyarakat. Kami terus berkolaborasi dengan banyak pihak agar perjalanan kereta api tetap jadi pilihan utama yang seru, nyaman, dan pastinya memberikan manfaat untuk kemajuan pariwisata Indonesia," kata Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....