Sebanyak 270.696 Orang Gunakan LRT Jabodebek selama Libur Paskah

  • 08 Apr 2026 01:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI mencatat kenaikan signifikan jumlah penumpang LRT Jabodebek pada periode libur panjang memperingati Paskah tahun 2026.
  • Stasiun Dukuh Atas menjadi titik dengan jumlah pergerakan pengguna paling banyak karena berperan sebagai simpul transportasi.
  • Kereta ringan ini menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk mengunjungi lokasi wisata keluarga serta menghindari kemacetan.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 270.696 pengguna LRT Jabodebek pada periode libur panjang Paskah 2026. Angka penggunaan tersebut meningkat signifikan dibandingkan jumlah penumpang periode libur panjang 2025 lalu.

Warga memanfaatkan layanan kereta tersebut untuk mendatangi lokasi wisata dan ruang publik di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Peningkatan mobilitas masyarakat ini berlangsung selama tiga hari mulai dari hari Jumat, 3 April 2026 kemarin.

Kenaikan total pengguna tersebut mencapai lebih dari dua kali lipat jika membandingkan data kunjungan tahun sebelumnya. Pada April 2025 hanya terdapat 113.606 orang yang menggunakan transportasi massal pada momen libur yang sama.

Stasiun Dukuh Atas secara konsisten menjadi lokasi dengan jumlah penumpang paling tinggi selama periode libur panjang Paskah. Fasilitas tersebut menjadi simpul penting bagi mobilitas warga yang menuju berbagai pusat kota dengan berbagai pilihan moda.

Pihak pengelola mencatat 13.627 orang menggunakan layanan kereta melalui pintu masuk Stasiun Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Lonjakan pengunjung tersebut terlihat tinggi karena masyarakat sangat antusias berwisata saat momen libur Paskah 2026 ini.

Stasiun Cikoko terpantau mencatat volume 27.418 orang, sedangkan Bekasi Barat mencatat 23.337 pengguna layanan publik tersebut. Kondisi itu menunjukkan pergerakan warga dari kawasan hunian menuju berbagai lokasi pusat aktivitas hiburan di wilayah Jakarta.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyatakan tren itu mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat. Ia menyampaikan penggunaan kereta ringan tersebut kini sudah menjadi gaya hidup dalam menikmati waktu luang saat akhir pekan.

“KAI menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya menggunakan LRT Jabodebek yang tidak hanya digunakan untuk mobilitas rutin, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian selama libur panjang. Kemudahan akses ke berbagai destinasi wisata dan ruang publik menjadikan LRT sebagai solusi perjalanan yang praktis dan nyaman,” ujarnya.

Salah satu pengguna yaitu Fiyah telah menikmati perjalanan kereta tanpa awak bersama keluarga pada Minggu, 5 April 2026. Dia merasa sistem antarmoda memudahkannya dalam menyambung perjalanan demi mempererat tali silaturahmi saat momen perayaan hari keagamaan.

"Liburan panjang kali ini sangat berkesan dengan keluarga dengan menggunakan LRT Jabodebek. Antarmoda yang ada di wilayah Jabodetabek memudahkan untuk bersilaturahim disaat liburan panjang," kata Fiyah.

LRT Jabodebek menyediakan rute tanpa kemacetan yang juga telah terhubung dengan stasiun Kereta Cepat Whoosh. Warga dapat berganti kendaraan menggunakan angkutan MRT Jakarta atau Transjakarta melalui berbagai lokasi stasiun terintegrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....