Stok Pangan Surabaya Dipastikan Aman Jelang Idulfitri
- 10 Mar 2026 22:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Surabaya - Ketersediaan pangan nasional selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri dipastikan dalam kondisi aman. Harga sejumlah komoditas juga bergerak relatif terkendali.
Pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Pengawasan dilakukan melalui Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Permintaan masyarakat biasanya meningkat menjelang hari raya.
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional Andriko Noto Susanto mengatakan kondisi pangan relatif stabil. Ketersediaan stok juga dinilai memadai.
“Selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri, pemerintah terus memantau dinamika pasokan. Selain itu, harga pangan,” ucapnya di Surabaya, Senin 9 Maret 2026.
Ia mengatakan kondisi pangan di Jawa Timur masih terkendali. Dukungan produksi dalam negeri turut menjaga stabilitas pasokan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Insya Allah kondisi stok aman,” katanya.
Berdasarkan data SP2KP per 9 Maret 2026, harga pangan di Surabaya relatif stabil. Pasokan komoditas di pasar juga terpantau terjaga.
Harga bawang putih tercatat sekitar Rp36.833 per kilogram. Sementara bawang merah berada pada kisaran Rp43.667 per kilogram.
Harga daging sapi segar berada di kisaran Rp125.000 per kilogram. Cabai rawit merah tercatat sekitar Rp101.667 per kilogram.
Meski masih di atas harga acuan, cabai rawit merah mulai menunjukkan penurunan. Pasokan komoditas tersebut semakin stabil.
Harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp43.833 per kilogram. Sementara cabai merah besar sekitar Rp35.000 per kilogram.
Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan tercatat sekitar Rp12.083 per kilogram. Harga beras premium berada pada kisaran Rp15.350 per kilogram.
Harga minyak goreng Minyakita tercatat sekitar Rp15.700 per liter. Komoditas protein hewani juga relatif stabil.
Harga telur ayam ras berada di kisaran Rp29.000 per kilogram. Sementara daging ayam ras berkisar Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram.
Secara umum sebagian besar komoditas masih berada dalam batas acuan pemerintah. Beberapa komoditas tercatat mulai mengalami penurunan harga.
Satgas Saber Provinsi Jawa Timur terus memperkuat pengawasan distribusi pangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga.
Pemerintah juga memperluas akses pangan bagi masyarakat. Salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah.
Kegiatan tersebut akan digelar TVRI Jawa Timur pada 11 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari stabilisasi pangan menjelang Idulfitri.
Kepala LPP TVRI Jawa Timur Syalom Salombe mengatakan kegiatan ini membantu masyarakat memperoleh pangan terjangkau. Program ini juga mendukung stabilisasi harga pangan.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, kami ingin membantu masyarakat memperoleh bahan pangan. Tentu dengan harga lebih terjangkau,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperluas akses pangan masyarakat. Kolaborasi berbagai pihak juga diharapkan menjaga stabilitas harga.
Badan Pangan Nasional menilai sinergi berbagai pihak sangat penting. Kerja sama pusat dan daerah menjadi kunci menjaga stabilitas pangan.
Dengan stok yang cukup, pemerintah optimistis harga pangan tetap terkendali. Kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri diharapkan terpenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....