Stok Pangan Dipastikan Aman hingga Lebaran

  • 26 Feb 2026 05:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan pangan nasional aman hingga setelah Lebaran 2026. Pengawasan harga diperketat melalui Satgas Saber Pelanggaran Harga Pangan.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa mengatakan stok pangan secara nasional mencukupi. “Kalau melihat neraca sampai setelah Lebaran sangat aman,” ucapnya di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.

Berdasarkan proyeksi neraca pangan, seluruh komoditas strategis berada dalam kondisi tersedia. Total ketersediaan beras mencapai 47,21 juta ton dan jagung 22,05 juta ton.

Kedelai tercatat 3,10 juta ton, daging ayam 5,72 juta ton, dan telur ayam ras 7,42 juta ton. Sementara cabai rawit 968 ribu ton dan cabai besar 994 ribu ton.

Di sisi pengawasan, Satgas telah memantau 1.329 titik hingga 22 Februari. Lokasi tersebut meliputi pedagang, ritel modern, grosir, distributor, hingga produsen.

Ketut mengatakan pengawasan menyasar pelaku usaha yang menaikkan harga secara tidak wajar. Langkah ini untuk menjaga stabilitas di tingkat konsumen.

Pemerintah juga melakukan intervensi pada cabai rawit merah yang sempat naik. Pasokan yang digelontorkan ke Pasar Induk Kramat Jati mencapai 10,9 ton.

Total pasokan di PIKJ pada 23 Februari mencapai 16 ton atau naik 45,45 persen. Langkah ini mendorong koreksi harga menjadi Rp70.000 per kilogram.

Stabilisasi diperkuat melalui Gerakan Pangan Murah yang telah digelar 1.452 kali di 32 provinsi. Khusus daging ayam ras dijual Rp40.000 per kilogram sesuai HAP.

Ketut mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying. Pemerintah memastikan pasokan dan harga tetap terjaga hingga Idulfitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....