KAI Pastikan Kesesuaian Pengelolaan Kuota BBM Subsidi 2026
- 26 Feb 2026 02:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan pengelolaan bahan bakar minyak subsidi 2026 berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan. Langkah tersebut bertujuan menjaga kesinambungan layanan penumpang dan angkutan barang secara efisien, terukur, serta akuntabel.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan kuota ditetapkan melalui keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak Gas Bumi. Keputusan tersebut mengatur penetapan kuota jenis minyak solar untuk transportasi darat kereta umum penumpang dan barang.
Total alokasi BBM subsidi 2026 bagi KAI mencapai 214.342.000 liter berdasarkan keputusan regulator energi. Rinciannya meliputi kereta penumpang, klinker, parcel, peti kemas, serta semen sesuai kebutuhan operasional nasional.
Kuota tersebut menjadi fondasi stabilitas operasional sarana diesel di berbagai wilayah layanan KAI nasional. Sepanjang Januari 2026, realisasi penggunaan tercatat 18.545.805 liter sesuai rencana operasi serta pengawasan internal.
Dukungan energi tersebut turut menjaga kelancaran perjalanan kereta api jarak jauh dan lokal nasional. Pada Januari 2026, KAI melayani 4.797.504 pelanggan meningkat dibandingkan Januari 2025 sebanyak 4.555.974 pelanggan.
Peningkatan tersebut mencerminkan mobilitas masyarakat tetap terjaga melalui transportasi rel berdaya angkut besar nasional. Ketersediaan energi juga membantu ketepatan waktu perjalanan serta efisiensi biaya operasional perusahaan secara berkelanjutan.
Pada angkutan barang, kuota subsidi mendukung distribusi komoditas strategis seperti semen, klinker, peti kemas, dan parcel. Moda kereta api berperan menjaga efisiensi rantai pasok serta konektivitas antarwilayah produksi dan konsumsi.
Anne mengapresiasi dukungan pemerintah dan koordinasi dengan BPH Migas serta pemangku kepentingan sektor energi. Kolaborasi tersebut memastikan ketersediaan subsidi transportasi publik terjaga serta dimanfaatkan sesuai ketentuan berlaku nasional.
“Kami berkomitmen mengelola setiap alokasi BBM subsidi secara transparan dan bertanggung jawab. Sinergi yang kuat antara regulator dan operator menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan layanan penumpang dan distribusi logistik nasional,” kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Rabu, 25 Februari 2026.
Sejauh ini masyarakat pengguna kereta menikmati perjalanan transportasi publik ini dengan nyaman. Pengelolaan bahan bakar minyak subsidi selama ini, mampu melayani penumpang dan angkutan barang secara efisien, terukur, serta akuntabel.
" Perjalanan kereta api selama ini sangat baik. Masyarakat menikmatinya dengan aman dan lancar," kata penumpang kereta api, Fiyah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....