Soroti Nasib Karyawan Mie Sedaap, DPR Garansi Tidak Ada PHK

  • 24 Feb 2026 11:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad buka suara, terkait PHK massal yang mengancam karyawan Mie Sedaap. Dasco menggaransi, PT Karunia Alam Segar selaku produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur, menghentikan PHK terhadap pekerjanya.

Ketua Harian DPP Gerindra ini mengungkapkan, Parlemen telah berkoordinasi langsung dengan perusahaan Mie Sedaap. Setelah sebelumnya, DPR menerima aspirasi dari pekerja Mie Sedaap.

"Sudah melakukan koordinasi dengan pihak Mie Sedaap dan didapatkan hasil bahwa pihak Mie Sedaap akan segera menyetop PHK. Pihak Mie Sedaap juga berjanji tidak akan ada PHK-PHK di Mie Sedaap lagi," kata Dasco dalam keterangan resminya, di Jakarta, dikutip Selasa, 24 Februari 2026.

Dasco menegaskan, langkah tersebut penting dilakukan mengingat sebentar lagi masyarakat akan memasuki momen Lebaran 2026. Jelang momen Lebaran 2026, aeharusnya tidak diwarnai PHK massal yang dapat memicu keresahan pekerja Mie Sedaap.

"Ini adalah hal yang menurut kami seharusnya tidak terjadi pada saat puasa dan menjelang Lebaran. Sehingga tadi sepakat pihak Mie Sedaap untuk menyetop PHK," ucap Dasco.

Kemudian, Dasco menuturkan, komitmen perusahaan Mie Sedaap sudah cukup memberikan kepastian bagi pekerja untuk bekerja dengan tenang. "Para pekerja dapat kembali tenang bekerja, sehingga kita sama-sama berpuasa dengan tenang dan menghadapi Lebaran dengan tenang," ujar Dasco.

Diberitakan sebelumnya, kabar kebijakan merumahkan (PHK massal) sekitar 400 karyawan PT Karunia Alam Segar menjadi perbincangan di media sosial. Kebijakan itu sempat dikaitkan dengan momentum Ramadan dan menjelang Lebaran 2026

Termasuk pula, terkait spekulasi untuk menghindari kewajiban pembayaran tunjangan hari raya (THR). Namun pihak perusahaan membantah kebijakan tersebut berkaitan dengan momentum tertentu.

Human Resources and General Affairs Karunia Alam Segar, Peter Sindaru menyatakan, penyesuaian tenaga kerja dilakukan karena dinamika permintaan pasar. Sekaligus, terkait kebutuhan produksi perusahaan Mie Sedaap.

"Sebagai industri manufaktur padat karya, operasional perusahaan sangat dipengaruhi oleh dinamika permintaan pasar. Penyesuaian kapasitas produksi merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha secara berkelanjutan," kata Peter dalam keteranganny, Senin lalu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....