Jasa Marga Laporkan Progres Tol Surabaya–Gempol Lampaui Target

  • 24 Feb 2026 11:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Surabaya – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan progres peningkatan kapasitas Tol Surabaya–Gempol segmen Kejapanan–Gempol melampaui target rencana pelaksanaan proyek. Hingga minggu ke-25 periode 16–22 Februari 2026, progres kumulatif pekerjaan mencapai 59,62 persen atau deviasi positif sebesar 0,799 persen.

Capaian tersebut melampaui target rencana sebesar 58,82 persen berdasarkan evaluasi pelaksanaan proyek peningkatan kapasitas lajur ruas tersebut. Proyek peningkatan kapasitas lajur ini merupakan bagian komitmen JTT menjaga keandalan infrastruktur tol wilayah Jawa Timur.

Peningkatan kapasitas lajur diharapkan mampu mengantisipasi pertumbuhan volume lalu lintas kendaraan secara berkelanjutan pada masa mendatang. Selain itu, proyek ini bertujuan meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan penggunanya.

Senior Manager Representative Office 3 Jalan Tol Surabaya–Gempol, Agus Susilo, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil koordinasi intensif. Menurut dia, pengendalian pekerjaan dilakukan konsisten untuk memastikan tahapan proyek berjalan sesuai rencana.

“Kami memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis dan jadwal yang telah direncanakan,” ujarnya, Senin 23 Februari 2026. Meski begitu Agus mengakui banyak menghadapi tantangan dalam proses pengerjaannya.

Misalnya pengaturan manajemen lalu lintas, kondisi cuaca yang dinamis, serta keterbatasan ruang kerja. “Namun, tim proyek tetap menjaga produktivitas dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” katanya.

Lingkup pekerjaan proyek meliputi pembangunan perkerasan beton, lapisan pondasi agregat, serta sistem drainase dan struktur jembatan. Selain itu ada konstruksi pelat di atas tiang serta pemasangan rambu dan marka jalan.

Saat ini pekerjaan struktural seperti pemancangan, pembangunan kepala tiang, dan pemasangan pile slab sudah memasuki tahap lanjutan. “Ini menunjukkan kesiapan konstruksi menuju tahapan penyelesaian sesuai jadwal yang ditetapkan perusahaan,” kata Agus.

Proyek peningkatan kapasitas ini dilaksanakan sejak September 2025 dengan durasi pelaksanaan 270 hari kalender. Perusahaan menargetkan pekerjaan selesai pada Mei 2026 untuk mendukung konektivitas regional Jawa Timur.

Vice President Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyatakan proyek ini merupakan bagian strategi perusahaan memperkuat konektivitas regional. Menurut dia, peningkatan kapasitas lajur juga berfokus meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.

“Kami tidak hanya berfokus pada penambahan ruang lalu lintas, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh” ujarnya. “Kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur.”

Ria menambahkan pengendalian mutu pekerjaan dan penerapan aspek kesehatan, keselamatan, serta lingkungan menjadi prioritas utama. Pengawasan material dan inspeksi rutin dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan memenuhi standar keselamatan.

Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung kepada pengguna jalan. JTT mengimbau masyarakat tetap berhati-hati, mematuhi rambu, serta mengikuti arahan petugas di lokasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....