Kementrans Dorong Produk Unggulan Transmigran melalui Inacraft 2026
- 19 Feb 2026 19:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mendorong pemasaran produk unggulan transmigran melalui pameran Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Stan Kementrans berhasil menarik 3.724 pengunjung selama pameran skala internasional tersebut berlangsung pada 4 hingga 8 Februari 2026.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara turut meninjau langsung Stan Kementrans pada Sabtu 7 Februari 2026. Kunjungan tersebut menjadi apresiasi kerja keras para pelaku usaha, sekaligus penegasan dukungan Pemerintah terhadap pengembangan ekonomi kawasan transmigrasi.
Stan Kementrans ini merupakan upaya Kementerian memfasiltasi para pelaku UMKM yang selama ini dibina di berbagai Kawasan Transmigrasi. Pelaku UMKM yang memanfaatkan Stan Kementrans berhasil mencatatkan transaksi penjualan senilai Rp154 juta, yang sepenuhnya diterima oleh mereka.
Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Transmigrasi (Dit. P3UT) Ditjen PEMT, Widarjanto, menyampaikan keberhasilan stan Kementrans. Capaian tersebut tidak hanya diukur dari angka penjualan, tetapi juga dari tingginya interaksi dan peluang jejaring yang terbangun.
“Keikutsertaan ini bukan sekadar memamerkan produk, tetapi membuka akses pasar yang lebih luas. Dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli serta mitra potensial. Ini bagian dari strategi memperkuat daya saing produk,” kata Widarjanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, pada Kamis 19 Februari 2026.
Capaian tersebut menunjukkan produk unggulan kawasan transmigrasi memiliki daya tarik dan mampu bersaing di pasar nasional hingga global. Keikutsertaan dalam Inacraft 2026 menjadi langkah konkret Kementrans dalam memperluas akses pasar sekaligus memperkuat ekosistem usaha masyarakat transmigran.
Stan Kementrans menampilkan lima produk unggulan dari kawasan transmigrasi. Yakni Kain Tenun Ikat tradisional dari Kawasan Transmigrasi Melolo, Sumba Timur.
Kemudian, Ecoprint dan Sasirangan dari Cahaya Baru, Barito Kuala, dan kerajinan Aksesoris dari Mesuji, Mesuji. Anyaman Purun dari Lamunti-Dadahup, Kapuas, serta Kain Batik dari Lunang Silaut, Pesisir Selatan.
Pelaku usaha tenun ikat dari Melolo, Yuswanti Atandau bersyukur dapat ikut berpartisipasi pada Inacraft 2026. Ia mengaku bangga dapat menjual langsung hasil produk buatannya di pameran skala internasional tersebut.
“Saya berterima kasih bisa ke Jakarta. Dan ikut pameran dengan membawa tenun Sumba Timur,” ucap Yuswanti.
Demi menarik perhatian pengunjung, Stan Kementrans hadir dengan konsep tematik dan interaktif yang memungkinkan pengunjung terlibat langsung kreatif. Aktivitas seperti belajar membatik, menganyam daun purun, mengenal bahan pewarna alami dari akar, batang, kulit, dan daun.
Hingga pembuatan aksesori dari tembaga dan batu alam, menjadi daya tarik pengunjung untuk datang. Kehadiran photobooth dengan latar berbagai kain unggulan kawasan transmigrasi turut meningkatkan minat kunjungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....