Harga Emas Perhiasan Bergerak Variatif 12 Februari 2026

  • 12 Feb 2026 11:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Harga emas perhiasan terus menjadi perhatian masyarakat di tengah dinamika pergerakan harga pasar. Harga emas perhiasan di pasar domestik tercatat mengalami pergerakan bervariasi pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026.

Informasi mengenai perkembangan harga emas perhiasan tetap diminati sebagai instrumen investasi jangka panjang maupun pelengkap gaya hidup. Pergerakan harga emas perhiasan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi global dan domestik yang terus berkembang.

Kondisi tersebut menjadikan emas perhiasan sebagai komoditas penting yang perlu dicermati oleh investor maupun konsumen. Selain itu, pemahaman terhadap tren harga emas perhiasan juga dinilai krusial dalam menentukan keputusan transaksi yang tepat.

Di Indonesia sejumlah gerai emas, seperti Raja Emas dan Laku Emas, secara rutin merilis daftar harga resmi. Data tersebut, kerap dijadikan acuan masyarakat maupun investor untuk memantau tren harga emas perhiasan di pasaran.

Berikut rincian harga emas perhiasan di laman resmi Raja Emas dan Laku Emas sesuai kadarnya per Kamis, 12 Februari 2026:

Harga emas perhiasan Raja Emas

-24 Karat: Rp2.485.000

-23 Karat: Rp2.150.000

-22 Karat: Rp2.057.000

-21Karat: Rp1.962.000

-20 Karat: Rp1.777.000

-19 Karat: Rp1.685.000

-18 Karat: Rp1.591.000

-17 Karat: Rp1.496.000

-16 Karat: Rp1.407.000

-15 Karat: Rp1.310.000

-14 Karat: Rp1.407.000

-13 Karat: Rp1.217.000

-12 Karat: Rp1.128.000.

Harga emas perhiasan Laku Emas

-24 Karat: Rp2.489.000

-23 Karat: Rp2.161.000

-22 Karat: Rp2.067.000

-21 Karat: Rp1.976.000

-20 Karat: Rp1.881.000

-19 Karat: Rp1.785.000

-18 Karat: Rp1.690.000

-17 Karat: Rp1.594.000

-16 Karat: Rp1.499.000

-15 Karat: Rp1.405.000

-14 Karat: Rp1.310.000

-13 Karat: Rp1.217.000

-12 Karat: Rp1.121.000.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Perbedaan harga antargerai dapat menjadi pertimbangan masyarakat sebelum melakukan transaksi. Pemantauan rutin dinilai penting agar keputusan investasi tetap sesuai dengan kondisi pasar terkini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....