Kemnaker-Shopee Luncurkan Pelatihan Affiliate bagi Instruktur Vokasi

  • 11 Feb 2026 17:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Bekasi - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Shopee Indonesia meluncurkan program pelatihan khusus guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja. Program Training of Trainers Shopee Affiliate ini menyasar pengembangan keterampilan ekonomi digital bagi masyarakat luas.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membuka pelatihan tersebut di Bekasi, Jawa Barat, pada hari Rabu, 11 Februari 2026. Sebanyak 100 peserta dari berbagai daerah mengikuti pelatihan intensif yang dilaksanakan selama tiga hari penuh.

Peserta kegiatan ini merupakan instruktur dari berbagai Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di daerah. Mereka mendapatkan materi dari instruktur Kampus UMKM Shopee yang tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Yassierli menyampaikan kolaborasi ini adalah langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang sangat adaptif. Pelatihan keterampilan digital semacam ini dapat menjadi alternatif peluang kerja baru bagi masyarakat di Indonesia.

“Transformasi dunia kerja menuntut kita untuk terus beradaptasi. Program Training of Trainers Shopee Affiliate ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di era digital,” ujar Yassierli.

Ia menilai instruktur balai vokasi harus menjadi agen perubahan yang efektif bagi daerahnya masing-masing. Mereka diharapkan mampu menularkan pengetahuan baru ini kepada masyarakat luas dan para pencari kerja muda.

“Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti ini menjadi kunci dalam mempercepat pengembangan kompetensi tenaga kerja nasional. Kami berharap program ini dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Yassierli.

Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira turut memberikan pernyataan dalam acara tersebut. Radynal menjelaskan Shopee membagikan praktik terbaik untuk mendukung peran balai vokasi di berbagai daerah.

“Kolaborasi ini merupakan komitmen Shopee untuk mendukung pengembangan keterampilan digital di Indonesia, khususnya dalam menyiapkan talenta yang relevan dengan kebutuhan ekonomi digital saat ini. Melalui pelatihan Training of Trainers Shopee Affiliate, kami berharap para instruktur balai vokasi tidak hanya memahami praktik affiliate marketing secara komprehensif, tetapi juga mampu menjadi ujung tombak dalam menyebarkan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di berbagai daerah,” kata Radynal.

Akademi Pengajar Kampus UMKM Shopee menargetkan untuk melatih 500 pengajar hingga akhir tahun 2026 mendatang. Target ini dibuat untuk memperluas jangkauan program ke lebih banyak balai pelatihan vokasi di Indonesia.

Kampus UMKM Shopee tercatat telah memberikan pendampingan dan edukasi kepada jutaan pelaku usaha sejak awal. Platform ini telah menyelenggarakan lebih dari 350.000 jam pelatihan dengan dukungan hampir 400 modul pembelajaran.

Pihak Kemnaker dan Shopee berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pelatihan vokasi berbasis keterampilan digital relevan. Sinergi ini diharapkan mencetak tenaga kerja kompeten yang mampu memanfaatkan peluang ekonomi secara lebih produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....