KAI Jalankan Inspeksi Lintas Selatan Jelang Angkutan Lebaran

  • 10 Feb 2026 18:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjalankan Kereta Luar Biasa Inspeksi di sepanjang lintas selatan Pulau Jawa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026 guna memastikan kesiapan prasarana menyambut arus mudik Lebaran.

Direktur Operasi KAI Awan Hermawan Purwadinata memimpin peninjauan guna menjamin keselamatan seluruh penumpang pada angkutan nasional tersebut. Pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pun turut serta menghadiri agenda inspeksi pada hari ini.

“Melalui KLB Inspeksi Lintas Jalur Selatan, KAI memastikan seluruh unsur pelayanan dan keselamatan berada pada kondisi siap sebelum memasuki masa Angkutan Lebaran. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kami menjaga keandalan perjalanan serta kenyamanan pelanggan di tengah peningkatan mobilitas,” ujar Awan dalam keterangannya di Bandung.

Rombongan menempuh perjalanan menggunakan rangkaian lokomotif khusus dari Stasiun Bandung menuju wilayah Purwokerto di Jawa Tengah. Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI Rafli Yandra mendampingi kegiatan inspeksi komprehensif sepanjang rute strategis tersebut.

Pemantauan mencakup wilayah kerja lima Daerah Operasi untuk menjaga keandalan prasarana transportasi selama masa mudik berlangsung. Perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ikut mengevaluasi jalur dengan karakteristik pegunungan serta rute rawan cuaca.

Petugas memeriksa kondisi rel dan emplasemen guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api lintas selatan Pulau Jawa. Pihak manajemen memastikan penyelarasan standar layanan bagi seluruh frontliner demi menjaga kenyamanan para calon penumpang nanti.

Perusahaan menyiagakan ribuan personel gabungan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sekarang. Pengamanan internal diperkuat untuk menjaga lingkungan stasiun dari potensi gangguan kriminalitas menjelang puncak mobilitas lebaran mendatang.

KAI menyediakan Alat Material untuk Siaga (AMUS) pada titik rawan cuaca demi memitigasi potensi rintangan perjalanan. Penempatan crane serta sarana pendukung lainnya dirancang untuk memastikan respons penanganan situasi darurat yang terukur nantinya.

Angkutan Lebaran tahun 2026 akan berlangsung selama 22 hari mulai 11 Maret sampai 1 April mendatang. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi 18 Maret sedangkan arus balik terjadi pada 24 Maret 2026 nanti.

"Melalui KLB Inspeksi Lintas Jalur Selatan, KAI menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan kereta api yang andal, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan Lebaran dengan tenang dan lancar," kata VP Corporate Communication KAI, Anne Purba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....