Mbizmarket Award Apresiasi Komitmen Daerah dalam Transformasi Pengadaan Digital  

  • 03 Feb 2026 15:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Mbizmarket menyelenggarakan Mbizmarket Award sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah, rumah sakit. Serta pemangku kepentingan pengadaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong transformasi pengadaan barang dan jasa pemerintah secara digital, transparan, dan akuntabel.

Acara malam penghargaan ini dihadiri oleh sejumlah 10 Pemerintah Provinsi, dan 27 Pemerintah kabupaten/kota dari berbagai wilayah di Indonesia. Serta perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, rumah sakit, Badan Usaha  Milik Daerah (BUMD), perbankan, dan mitra strategis pengadaan.

 

Acara dibuka dengan sambutan dari Andhie Saad, CCO/COO Mbizmarket, menyampaikan Mbizmarket Award merupakan bentuk penghargaan atas kerja kolektif. Dengan para pelaku pengadaan di daerah dalam membangun tata kelola pengadaan yang semakin modern dan terintegrasi.

 

“Mbizmarket Award bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi para pelaku pengadaan dalam mendorong transformasi digital. Ini adalah hasil kolaborasi yang harus kita jaga dan tingkatkan bersama,” ujar Andhie.

 

Sementara itu, CEO & Co-Founder Mbizmarket Ryn M. R. Hermawan,  menegaskan Mbizmarket akan terus berinovasi sebagai mitra resmi lokapasar LKPP RI. Untuk mempermudah pengadaan digital pemerintah.

 

“Sejak 2023, Mbizmarket Award menjadi agenda tahunan kami untuk mengapresiasi para penggerak transformasi pengadaan digital. Dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kementerian, lembaga, hingga RSUD," kata dia.

"Ke depan, Mbizmarket akan terus menghadirkan inovasi dan fitur yang sejalan dengan regulasi LKPP RI. Agar pengadaan digital semakin mudah dan berdampak."

 

Pada malam penghargaan tersebut, Mbizmarket memberikan apresiasi dalam sejumlah kategori. Yaitu Digital Procurement Champion Award kepada Provinsi D.I. Yogyakarta.

Juga Provinsi Kalimantan Barat, Kota Depok, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Gianyar. Best Adoption of Government Marketplace Award kepada Provinsi Jawa Barat, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Bekasi.

Best Digital Governance in Procurement Award kepada Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Riau, Provinsi Jawa Tengah, Kota Surabaya, dan Kota Denpasar. Fastest Digital Procurement Implementation Award kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Pemerintah Kabupaten Bantul.

Serta Pemerintah Kabupaten Gresik; serta Digital Payment Support kepada BPD DIY, BPD Jawa Timur, BPD Jawa Barat (Bank BJB). Dan BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, BPD Kalimantan Barat.

 

Dari perspektif pemerintah daerah, Suharsono, S.E., Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Kutai Barat, menyampaikan digitalisasi pengadaan melalui Mbizmarket. Ini telah membawa perubahan signifikan dibandingkan proses manual sebelumnya.

 

“Dulu proses pengadaan terasa rumit karena banyak berkas fisik yang harus disiapkan. Dengan Mbizmarket, seluruh persyaratan dan dokumen sudah tersedia dalam sistem sehingga proses belanja menjadi jauh lebih cepat, praktis, dan efisien,” ujarnya.

 

Pandangan serupa disampaikan oleh Dr. Suwarta Yuddin Pande, Direktur RSUD Nene Mallomo, Sidrap, Sulawesi Selatan. Yang menilai pengadaan digital memberikan dampak langsung terhadap efisiensi layanan kesehatan.

 

“Kami secara konsisten mengarahkan pengadaan melalui platform digital seperti Mbizmarket. Sistem ini memudahkan proses pengadaan dan mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah sakit,” ujarnya.

 

Dalam wawancara seusai acara, Yulianto Prihandoyo, Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP RI, menyampaikan apresiasinya. Terhadap kontribusi Mbizmarket dalam mendorong digitalisasi pengadaan pemerintah.

 

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Mbizmarket. Kontribusinya nyata dalam menggerakkan digitalisasi pengadaan, termasuk dengan turun langsung ke daerah untuk memperkenalkan belanja pemerintah secara digital," kata dia.

"Digitalisasi ini penting agar negara memiliki data belanja yang akurat. Juga mendukung PDN dan UMKM, serta mencegah kebocoran anggaran."

 

Ia menambahkan pada Katalog Elektronik Versi 6, LKPP RI mulai menerapkan master data agar informasi produk, spesifikasi, dan harga semakin terpercaya, serta berharap mitra lokapasar. Termasuk Mbizmarket, terus meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.

 

Yulianto juga menegaskan bahwa capaian yang dirayakan dalam Mbizmarket Award merupakan outcome kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah pengguna Mbizmarket dan Mbizmarket. Sebagai mitra lokapasar LKPP RI, yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan melalui pembinaan berkelanjutan oleh LKPP RI.

 

Terdapat harapan bersama di kalangan pelaku pengadaan pemerintah daerah, dengan bergabungnya Lokapasar ke  dalam Katalog Versi 6. Agar penerapan ITKP (Indeks Tata Kelola Pengadaan) dapat dilaksanakan secara konsisten, terstandar, dan berkelanjutan dengan satu standar yang sama.

Baik dalam pemanfaatan e-Katalog Elektronik Versi 6 maupun lokapasar mitra LKPP RI. Dengan penerapan standar ITKP yang seragam, pemanfaatan lokapasar mitra LKPP RI diharapkan semakin terukur dan meningkat dari waktu ke waktu.

 

Melalui Mbizmarket Award, Mbizmarket berharap semakin banyak Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah. Serta instansi pemerintah lainnya terdorong untuk mengoptimalkan pengadaan digital secara menyeluruh dengan memanfaatkan lokapasar mitra LKPP RI.

Guna mewujudkan proses pengadaan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, serta memberikan dampak nyata. Terhadap percepatan realisasi belanja pemerintah dan peningkatan kualitas layanan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....