Intimate Wedding Menjadi Salah Satu Konsep Pernikahan Tren

  • 19 Jul 2024 19:09 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Intimate wedding menjadi salah satu konsep pernikahan yang tren beberapa tahun terakhir. Meski begitu, masih banyak yang bertanya-tanya sebenarnya apa sih yang dimaksud intimate wedding itu?

Konsep ini bertolak belakang dengan pernikahan tradisional yang umum dijalani masyarakat Indonesia selama ini. Dalam pernikahan tradisional, biasanya tamu yang hadir sangat banyak dan tidak semuanya akrab dengan kedua mempelai.

Memahami arti intimate wedding

Menurut vogue ballroom, intimate wedding bisa dibilang pernikahan berskala kecil, biasanya tamu yang di undang kurang dari 100 orang.

Nuansa yang dihadirkan dalam intimate wedding pun lebih casual dan santai. Pengantin bisa berbaur dengan tamu undangan, tidak seperti pernikahan tradisional yang biasanya mengharuskan pengantin tetap duduk di pelaminan.

Meski intimate wedding dan pernikahan tradisional secara konsep sangat berbeda, bukan berarti keduanya tak dapat digabungkan. Prinsip utama intimate wedding terletak pada tamu undangan hanya terdiri dari teman dan kerabat. Sementara, prosesinya sama seperti pernikahan pada umumnya.

Tips merencanakan intimate wedding

Ditengah tradisi indonesia yang memandang pernikahan sebagai pesta perayaan. Merencanakan intimate wedding pastinya tidak mudah.

Dalam laman the knot dibagikan tips yang akan membantu mewujudkan konsep ini.

1. Tentukan budget

Setiap acara membutuhkan budget yang harus diperkirakan sejak awal, begitupun dengan intimate wedding, tetapkan budget berdasarkan tempat pernikahan, jumlah tamu, makanan, dan keperluan lainnya. Diskusikan masalah budget ini dengan pasangan agar bisa disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masing-masing.

2. Sewa wedding organizer yang khusus mengurus intimate wedding

Meskipun skalanya kecil, merencanakan pernikahan butuh ketelitian dan fokus yang maksimal. Jadi tidak ada salahnya memakai jasa wedding organizer atau wedding planner untuk mewujudkan pernikahan impian terlebih jika sibuk dalam bekerja.

3. Batasi tamu

Tamu yang sedikit merupakan prinsip utama dalam intimate wedding. Jadi, diskusikan dengan pasangan siapa saja yang akan dan tidak perlu di undang.

Hal ini cukup sulit dan sering menjadi pemicu konflik dikeluarga. Sebab, akan ada beberapa orang yang kecewa lantaran tidak mendapat undangan.

Misalnya dari keluarga besar kedua belah pihak, hanya sebagian kecil yang di undang. Jika memungkinkan, beri pemahaman kepada mereka alasan tidak mengundang adalah demi menjaga kekhidmatan prosesi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....