Penundaan Penerapan Tarif Dagang untuk Indonesia oleh AS
- 14 Jul 2025 10:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
KABAR baik datang dari Washington! Ketika Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, membantah kabar penambahan tarif impor oleh Amerika Serikat terhadap Indonesia. Bahkan, menurut Airlangga, penerapan tarif justru ditunda, bukan ditambah.
Apa artinya? Penundaan ini memberikan ruang negosiasi, karena saat ini Indonesia dan Amerika Serikat sedang duduk satu meja, membahas tarif impor sebesar 32 persen, yang rencananya akan diberlakukan Presiden Donald Trump untuk sejumlah negara mulai 1 Agustus, termasuk Indonesia.
Dalam pertemuan dengan dua orang pembantu dekat Presiden Trump, delegasi Indonesia yang dipimpin Airlangga menyampaikan usulan negosiasi, dan kabar baiknya, usulan itu diterima dan akan masuk ke tahap lanjutan.
Dengan kata lain, peluang Indonesia untuk keluar dari tekanan tarif tinggi masih terbuka lebar, dan , dalam tiga minggu ke depan negosiasi dapat difinalisasi. Artinya, masih ada waktu untuk mencari jalan tengah yang menguntungkan kedua belah pihak.
Isu dagang memang rumit, tapi langkah diplomasi ekonomi yang cepat dan tepat seperti ini l, sangat penting untuk melindungi kepentingan nasional dan menjaga daya saing ekspor kita.
Semoga proses negosiasi berjalan lancar, dan Indonesia dapat menghindari tarif tinggi yang memberatkan pelaku usaha kita di pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....