BRICS, Langkah Baru Indonesia di Panggung Dunia

  • 09 Jul 2025 10:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

UNTUK pertama kalinya Indonesia resmi hadir sebagai anggota penuh, dalam Konferensi Tingkat Tinggi BRICS, di Rio de Janeiro, Brasil, pada 6 Juli kemarin hingga 7 Juli 2025 hari ini.

Dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto, kehadiran Indonesia menjadi debut penting di panggung kerja sama global negara-negara berkembang, bersama Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.

Keikutsertaan Indonesia juga menjadi perwakilan bagi negara-negara Global South, atau negara-negara selatan dunia, yang selama ini cenderung berada di pinggiran sistem internasional, dan didominasi kekuatan Barat.

Sebenarnya, apa yang menjadi poin krusial bagi Indonesia dalam BRICS?.

Salah satunya adalah partisipasi aktif dalam New Development Bank (NDB), yaitu sebuah lembaga yang membiayai proyek-proyek infrastruktur negara anggota BRICS. Dengan bergabungnya Indonesia dalam NDB, maka kita berpeluang besar mendapatkan dukungan pembiayaan proyek strategis nasional, tanpa harus tergantung pada lembaga keuangan Barat, seperti IMF atau Bank Dunia.

Lebih dari itu, langkah ini selaras dengan prinsip politik luar negeri Indonesia, yaitu bebas dan aktif. Bebas untuk tidak terikat pada blok mana pun, dan aktif mendorong tata dunia yang lebih adil, seimbang, dan inklusif.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di KTT BRICS 2025 juga merupakan sebuah pernyataan, bahwa Indonesia ingin berperan lebih aktif membentuk masa depan dunia, yang tidak hanya ditentukan segelintir negara, tapi dibangun bersama, oleh, dan untuk semua.

Ini memang baru langkah awal, tapi merupakan salah satu jalan diplomasi Indonesia, untuk menuju posisi yang lebih strategis dalam percaturan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....