Potensi Meningkatnya Kerja Sama Indonesia dan Arab Saudi
- 30 Sep 2023 08:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
PERTENGAHAN nanti Oktober Presiden Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke Arab Saudi. Kunjungan kali ini diagendakan bertemu Perdana Menteri sekaligus Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Hubungan diplomatik resmi antara Indonesia dengan Arab Saudi dibuka pada 1950. Bahkan pada 2014 kedua negara tersebut menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan mencakup pelatihan kekuatan dan kontraterorisme.
Tetapi Indonesia–Arab Saudi menemukan hubungan yang lebih baik di bawah pemerintahan Joko Widodo. Presiden Jokowi dianugerahi penghargaan Raja Abdul Aziz al Saud pada 2015 oleh otoritas Saudi, dan banyak anggota kerajaan Saudi diundang ke Indonesia.
Hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara juga sangat penting, terutama di sektor minyak dan sumber daya manusia. Selain itu, Arab Saudi adalah pasar potensial untuk produk kayu lapis, tekstil, pakaian jadi, minyak sawit, kertas, dan ban dari Indonesia.
Potensi perdagangan antara kedua negara sebenarnya masih bisa ditingkatkan. Indonesia sendiri selama ini merupakan mitra strategis bagi Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya, terlebih Indonesia memiliki penduduk mayoritas muslim.
Kendati hubungan kedua negara pernah diterpa kasus, seperti kasus pekerja migran Indonesia di Arab Saudi, tetapi hubungan keduanya kini semakin baik. Kedekatan Indonesia dan Arab Saudi terlihat dari eratnya hubungan antara Presiden Soekarno dan Raja Faisal kala itu. Dan saat ini diteruskan Presiden Joko Widodo.
Dalam kunjungan ke Arab Saudi mendatang, Presiden Jokowi tidak hanya bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, melainkan juga menghadiri KTT ASEAN-GCG (Dewan Kerja Sama Teluk). Dewan Kerja sama Teluk ini beranggotakan enam negara, yaitu Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab.
Kunjungan Presiden Joko Widodo diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara ASEAN dan negara-negara teluk tersebut. Apalagi isu yang akan dibahas dalam KTT itu terkait ekonomi dan perdagangan.
Penyusun: Ellyani Ratnaningsih, Bambang Dwiana
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....