Rencana Pemerintah Menambah Anggaran Subsidi Demi Stabilitas Harga Energi
- 12 Mar 2026 16:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
NIAT baik Pemerintah yang berencana menambah anggaran subsidi untuk menjaga stabilitas harga energi di tengah lonjakan harga minyak dunia, patut diacungi jempol. Sebab hal ini dapat memberi kepastian dan menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026.
Setidaknya masyarakat sekarang lebih tenang sehingga tindakan melakukan pembelian berlebihan (panic buying) bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan terjadi. Apalagi di tengah ketidakpastian global akibat ketegangan geopolitik yang terjadi di timur tengah.
Pemerintah mempertimbangkan opsi menambah anggaran subsidi untuk menutup selisih harga asumsi Indonesian Crude Price (ICP) yang dipatok sebesar US$70 per barel. Sementara lonjakan harga minyak mentah dunia pada Maret 2026 menembus US$119,50 per barel.
Kita mendukung kebijakan impor baru dengan mengalihkan pembelian minyak mentah dari Timur Tengah ke Amerika Serikat dan kawasan Asia Tenggara. Sementara minyak jadinya kita impor dari negara Asia Tenggara dan produksi dalam negeri.
Ke depannya pemerintah harus terus menyiapkan langkah mitigasi lainnya dengan mendorong pengembangan sumber energi alternatif, termasuk energi nabati sebagai pengganti energi fosil. Sekaligus membangun fasilitas penyimpanan (storage) energi berkapasitas hingga tiga bulan guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....