Prabowonomics di Davos, Indonesia Tawarkan Arah Baru Perekonomian
- 26 Jan 2026 08:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
PARTISIPASI Indonesia di forum ekonomi global kembali menjadi perhatian. Dalam World Economic Forum Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto tampil menyampaikan pidato kunci, di hadapan lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan, serta seribu lebih CEO perusahaan besar dunia.
Momentum ini penting, karena di tengah perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, dan ancaman krisis pangan serta energi, Presiden Prabowo memperkenalkan dan menegaskan konsep ‘Prabowonomics’. Gagasan ini merangkum arah kebijakan ekonomi, yang telah dirancang dan mulai dijalankan, bahkan sejak sebelum beliau menjabat, sebagai Presiden Republik Indonesia.
Prabowonomics menekankan kemandirian ekonomi, ketahanan pangan dan energi, industrialisasi berbasis nilai tambah, serta peran negara yang kuat dalam melindungi rakyat kecil. Pesan yang disampaikan langsung di forum global, menunjukkan bahwa Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, tetapi ingin tampil sebagai aktor strategis dalam ekonomi dunia.
Namun, gagasan besar di panggung internasional, tentu perlu diuji di dalam negeri. Data menunjukkan bahwa tantangan Indonesia masih nyata. Diantaranya etimpangan pendapatan, daya beli masyarakat, hingga kebutuhan investasi besar, untuk hilirisasi industri dan transisi energi.
Kehadiran Presiden Prabowo di Davos, sekaligus menjadi sinyal kepada investor global, bahwa Indonesia membuka kerja sama, namun dengan prinsip mendahulukan kepentingan nasional. Pesan yang sangat tegas, bahwa Prabowonomics bukan ekonomi pasar bebas sepenuhnya, tetapi ekonomi yang berpijak pada keadilan sosial dan keberlanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....