Menghilangnya Daging Sapi di Pasar-Pasar Jabodetabek
- 22 Jan 2026 07:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
MASYARAKAT di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tengah menghadapi kenyataan pahit berupa sulitnya mendapatkan daging sapi di pasaran dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terjadi karena para pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek secara serempak melakukan aksi mogok berjualan mulai Kamis, 22 Januari 2026, selama tiga hari ke depan.
Aksi tersebut merupakan respons atas melonjaknya harga sapi hidup siap potong yang kini berada di kisaran Rp53.000 hingga Rp55.000 per kilogram. Angka ini meningkat dibandingkan harga sebelumnya yang berada pada rentang Rp50.000 hingga Rp53.000 per kilogram, tergantung kondisi ternak.
Kenaikan harga sapi siap potong secara langsung berdampak pada harga daging sapi segar di tingkat konsumen. Jika tren kenaikan ini terus berlanjut, harga daging sapi diperkirakan berpotensi menembus Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilogram.
Situasi ini berpotensi semakin kompleks mengingat dalam dua bulan ke depan umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026. Pada periode tersebut, kebutuhan daging sapi segar biasanya meningkat signifikan dan kerap diikuti lonjakan harga.
Berbagai upaya dialog sebenarnya telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil konkret di lapangan. Para pedagang daging sapi menilai kondisi pasar saat ini sudah tidak sehat, baik bagi pedagang kecil maupun menengah.
Oleh karena itu, pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga daging sapi sekaligus mengajak para pedagang mencari jalan tengah. Aksi mogok berjualan yang berkepanjangan hanya akan menimbulkan dampak negatif, merugikan pedagang, masyarakat kecil, serta pelaku usaha lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....