Indonesia Siap Pulangkan WNI dari Iran yang Memanas

  • 22 Jan 2026 07:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

GEJOLAK yang terus memanas di Iran memunculkan kabar yang cukup mengkhawatirkan, terutama terkait kesulitan komunikasi dengan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di negara tersebut. Kondisi ini terjadi di tengah gelombang demonstrasi besar-besaran yang belum menunjukkan tanda mereda.

Kesulitan komunikasi dipicu oleh pemadaman internet nasional yang telah berlangsung lebih dari 84 jam. Situasi tersebut menyulitkan pemantauan langsung terhadap kondisi WNI, meski pemerintah Indonesia menilai dampaknya sejauh ini masih relatif terbatas.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, memastikan WNI yang berada di Iran, khususnya yang terpusat di Qom dan Isfahan, dalam kondisi aman. Jumlah WNI di negara itu diperkirakan berkisar antara 380 hingga 400 orang, mayoritas merupakan pelajar.

Namun demikian, eskalasi unjuk rasa yang terus berlangsung menuntut kewaspadaan ekstra. Seluruh WNI di Iran diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi, menghindari titik-titik demonstrasi, serta membatasi aktivitas di luar tempat tinggal. Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Iran, penundaan keberangkatan menjadi langkah bijak hingga kondisi keamanan kembali kondusif.

Dalam situasi seperti ini, kesiapsiagaan negara menjadi kunci. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran perlu menyiapkan langkah-langkah kontinjensi, termasuk opsi evakuasi dan pemulangan WNI ke tanah air apabila situasi keamanan di Iran semakin memburuk.

Perlindungan warga negara di luar negeri harus tetap menjadi prioritas utama, terutama di tengah ketidakpastian politik dan keamanan yang kian meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....