Upaya Pemerintah Mengatasi Bencana tanpa Bantuan Asing

  • 10 Des 2025 08:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

DI tengah duka mendalam akibat bencana alam yang melanda tiga provinsi, publik mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai cepat dan tanggap dalam menangani berbagai dampak bencana tersebut.

Upaya penanganan pascabencana dilakukan secara masif, mulai tingkat pusat hingga daerah. Keterlibatan TNI/Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, dan berbagai elemen masyarakat membuat proses penanganan menjadi lebih ringan.

Bantuan makanan, pakaian, dan logistik mendesak terus berdatangan dari berbagai wilayah Indonesia. Bahkan, menurut Kepala Staf TNI Angkatan Darat Maruli Simanjuntak, prajurit TNI yang dibantu masyarakat setempat telah mulai membuka akses jalan serta membangun kembali sejumlah jembatan yang putus akibat banjir dan longsor.

Meski sempat beredar surat terbuka dari Bupati Aceh yang menyatakan ketidakmampuan daerah dalam menangani banjir di wilayahnya, pemerintah pusat belum menyatakan status bencana nasional.

Sejumlah negara seperti Iran, Arab Saudi, Rusia, Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Vietnam, hingga Armenia telah menyampaikan ucapan duka cita. Beberapa di antaranya bahkan menawarkan bantuan. Namun Indonesia menolak secara hormat, karena merasa masih mampu menangani bencana ini dengan sumber daya yang ada.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan Indonesia memiliki stok pangan dan BBM yang cukup untuk para korban. Tantangan utama justru terletak pada distribusi bantuan, mengingat masih banyak wilayah yang terisolasi. Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat bantuan dikirim menggunakan helikopter; sebagian paket dijatuhkan langsung, sebagian lainnya dilepas melalui parasut.

Prasetyo juga menyebut pemerintah memiliki Dana Siap Pakai (DSP) dalam APBN yang jumlahnya mencapai lebih dari Rp500 miliar. Dana tersebut dinilai cukup untuk membantu korban di tiga provinsi terdampak. Presiden Prabowo Subianto bahkan telah menginstruksikan penambahan anggaran jika dibutuhkan.

Kita berharap Indonesia mampu terus memperkuat kapasitas penanganan bencana, sehingga tidak bergantung—apalagi berutang—kepada negara lain. Bencana ini menjadi pengingat bahwa kemandirian bangsa bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga komitmen untuk sigap, hadir, dan bertanggung jawab kepada rakyatnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....