Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia dan Australia

  • 21 Mei 2025 09:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

HUBUNGAN Indonesia dan Australia kini berada di jalur yang semakin erat dan strategis. Hal itu terwujud dalam pertemuan bilateral terbaru, antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Anthony Albanese, yang menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama lintas sektor, melalui finalisasi Rencana Aksi Kemitraan Strategis Komprehensif periode 2025 sampai 2029. Itu adalah peta jalan bersama, yang menandai komitmen jangka panjang kedua negara sebagai mitra sejati.

Yang menarik, Perdana Menteri Albanese juga secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Indonesia, untuk bergabung dalam dua forum internasional penting, yakni perjanjian perdagangan lintas Asia Pasifik atau CPTPP, dan OECD yang merupakan forum negara-negara ekonomi maju.

Dengan bergabung di CPTPP, maka Indonesia akan mendapatkan akses pasar ekspor lebih besar, dan stabilitas investasi yang makin tinggi. Sementara keanggotaan di OECD, akan membuat Indonesia memiliki pengaruh, dalam merumuskan standar ekonomi dan pembangunan internasional.

Jika membahas bidang kerja sama yang berpotensi menjadi prioritas utama Indonesia dan Australia, yang pertama tentu saja perdagangan dan investasi. Kemudian ada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, lalu transisi energi dan perubahan iklim, hingga yang tidak kalah penting adalah, kerja sama bidang keamanan regional dan penanganan bencana. Hal itu mengingat posisi geografis kedua negara yang berdekatan, sehingga stabilitas kawasan adalah kepentingan bersama.

Kerja sama Indonesia dan Australia saat ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah langkah nyata menuju kawasan yang lebih stabil, inklusif, dan maju bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....