Ini Penyebab Cacing Parasit Bisa Hidup di Otak

  • 31 Agt 2023 01:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Cacing parasit sepanjang delapan sentimeter ditemukan di otak seorang perempuan di Canberra, Australia. Parasit tersebut diidentifikasi oleh para ilmuwan sebagai cacing gelang yang paling sering terlihat pada ular piton karpet.

Sebuah studi tentang kasus ini di jurnal Emerging Infectious Diseases menunjukkan bahwa perempuan itu mungkin tertular penyakit. Lantaran mencari makan di rumput liar yang mungkin telah terkontaminasi dengan kotoran ular piton.

“Saat anda mengoperasi otak seseorang dan melakukan biopsi terhadap sesuatu. Anda tidak pernah menyangka akan menemukan sesuatu yang hidup,” kata Sanjaya Senanayake, salah satu penulis studi tersebut, kepada Reuters, Rabu (30/8/2023).

Meskipun para ilmuwan sudah terbiasa menemukan parasit pada manusia, cacing sebesar ini belum pernah terlihat pada manusia. Sehingga semakin menegaskan risiko organisme menular mulai berpindah antar spesies.

“Itu tentu saja merupakan sesuatu yang tidak akan pernah kami lupakan. Ini sebuah temuan," ujarnya.

Pasien perempuan yang dipuji Senanayake sebagai perempuan yang sangat berani itu kembali hidup normal setelah keluar dari rumah sakit. Tetapi dia masih dalam pengawasan dokter.

"Karena ini adalah kasus yang tidak biasa di banyak tingkatan. Kami terus mengawasinya dan terus berkomunikasi," ucapnya.

Spesies parasit tersebut dikenal oleh para ilmuwan sebagai Ophidascaris robertsi, menurut artikel jurnal tersebut. Cacing ini ditemukan tahun lalu pada seorang pria berusia 64 tahun yang menjalani operasi di ibu kota Australia, menyusul keluhan sakit perut, mudah lupa, dan depresi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....