Hari Pertama BIAS di Denpasar Sasar 109 Siswa

  • 08 Agt 2026 09:49 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 di Kota Denpasar resmi dimulai pada Jumat 07 Agustus 2026 dengan menyasar 109 siswa kelas I dan kelas V di SD Negeri 13 dan SD Negeri 14 Dauh Puri. Pada tahap awal ini, siswa menerima imunisasi Campak-Rubela (MR) dan Human Papillomavirus (HPV) sebagai upaya meningkatkan perlindungan terhadap berbagai penyakit menular.

Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 54 siswa mengikuti imunisasi di SD Negeri 14 Dauh Puri, terdiri atas 24 siswa kelas I dan 30 siswa kelas V. Sementara di SD Negeri 13 Dauh Puri, imunisasi diikuti 55 siswa, yakni 26 siswa kelas I dan 28 siswa kelas V.

Kepala SD Negeri 14 Dauh Puri, I Wayan Suartawan, mengatakan terdapat sembilan siswa yang belum dapat mengikuti imunisasi karena sakit maupun izin. "Untuk kelas I ada 32 siswa, delapan belum mengikuti imunisasi karena sakit dan izin. Sedangkan di kelas V, dari 31 siswa terdapat satu siswa yang tidak hadir karena sakit," ujarnya.

Ia menjelaskan, siswa yang belum mengikuti imunisasi akan diarahkan ke puskesmas sesuai jadwal yang ditentukan petugas kesehatan. Pada pelaksanaan BIAS, siswa kelas I memperoleh vaksin MR untuk mencegah penyakit campak dan rubela.

Sementara siswa kelas V menerima vaksin HPV yang kini diberikan kepada siswa perempuan maupun laki-laki. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. A.A. Ayu Chandradewi, menjelaskan vaksin HPV juga diberikan kepada anak laki-laki karena virus Human Papillomavirus dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kutil kelamin, kanker anus, kanker penis, hingga kanker mulut dan tenggorokan.

"Vaksinasi sejak dini penting untuk membentuk kekebalan tubuh sehingga dapat memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi HPV," katanya.

Ia mengatakan, pelaksanaan BIAS dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang disusun masing-masing puskesmas bersama sekolah, sehingga vaksinasi tidak dilaksanakan serentak pada hari yang sama. Meski demikian, seluruh sasaran di Kota Denpasar dipastikan menerima imunisasi selama Agustus hingga November 2026.

Secara keseluruhan, program BIAS tahun ini menargetkan 41.904 siswa sekolah dasar, madrasah ibtidaiyah, dan sekolah sederajat di Kota Denpasar. Sasaran tersebut terdiri atas 13.800 siswa kelas I, 13.858 siswa kelas II, dan 14.246 siswa kelas V.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Dinas Kesehatan Kota Denpasar memastikan stok vaksin dalam kondisi aman. Vaksin yang disiapkan meliputi MR, HPV, DT, dan Td sesuai kebutuhan sasaran.

Sebanyak 1.732 vial atau setara 17.320 dosis vaksin MR disediakan bagi siswa kelas I. Selain itu tersedia 14.246 dosis vaksin HPV untuk siswa kelas V, 28.110 dosis vaksin Td bagi siswa kelas II dan V, serta 13.860 dosis vaksin DT untuk siswa kelas I.

Pada Agustus, siswa kelas I menerima vaksin MR dan siswa kelas V memperoleh vaksin HPV. Selanjutnya pada November, siswa kelas I dijadwalkan menerima vaksin DT, sedangkan siswa kelas II dan V mendapatkan vaksin Td sebagai imunisasi lanjutan.

Chandradewi menjelaskan, pemberian vaksin lanjutan dilakukan ketika kekebalan dari imunisasi dasar mulai menurun sehingga sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Kami berharap kekebalan tubuh anak-anak dapat terjaga secara optimal hingga mereka tumbuh menjadi remaja. Perlindungan dini terhadap infeksi berbahaya seperti campak, rubela, difteri, tetanus, hingga virus HPV menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi muda Denpasar yang sehat dan tangguh," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....