Penulis Kerabat Kesultanan Segera Terbitkan Kamus Baso Palembang

  • 11 Sep 2024 20:46 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang : Tim penulis buku Komus Lengkep Baso Pelembang (Kamus Lengkap Bahasa Palembang) menyambangi Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk meminta dukungan penerbitan buku kamus Baso Pelembang. Kamus ini akan menjadi buku pembelajaran bahasa Palembang disekolah-sekolah.

Tim Penulis Kerabat Kesultanan Palembang Darussalam yang diketuai oleh di ketuai oleh Kemas A.R. Panji, M.Si. dan beberapa anggota penulis lainnya diterima langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, S.STP., M.Si., Senin (9/9/2024).

Adrianus Amri mengatakan jika Dinas Pendidikan sangat mendukung tim penulis Komus Lengkep Baso Pelembang (Kamus Lengkap Bahasa Palembang). Adrianus juga mengatakan bahwa dalam mempelajari bahasa, tentu keberadaan Kamus sangatlah diperlukan sebagai buku penunjang. Mengingat kota Palembang dalam tahun ini sudah menerbitkan buku Mulok sebagai tindak lanjut dari adanya Peraturan Walikota (PERWALI) Kota Palembang Nomor 39 tahun 2023 tentang mata pelajaran muatan lokal bahasa daerah.

“Jadi menurut hemat kami Boleh saja bila ada pihak/institusi yang ingin menuliskan Kamus untuk mendukung buku paket muatan lokal yang sudah lebih dahulu terbit,” ujar Amri.

Sebagai informasi tambahan saja bahwa Pembelajaran Mulok ini akan mencakup materi tentang bahasa Palembang, yang nantinya diajarkan mulai dari kelas 3 s.d 6 SD dan kelas 7 s.d 9 SMP dengan durasi 2 jam per minggu. Dengan adanya pembelajaran Mulok ini, diharapkan anak didik di Kota Palembang akan lebih mengenal dan mencintai budaya daerahnya.

“Bahwa pemberlakuan pelajaran mulok ini merupakan salah satu upaya Disdik kota Palembang untuk mewujudkan kurikulum merdeka belajar yang menekankan pada pengembangan karakter dan keterampilan siswa,” Jelas Amri.

Sementara itu menurut Ketua Tim Penulis buku Komus Lengkep Baso Pelembang mengatakan bahwa Sebagai Wong Palembang ataupun Wong yang menetap di Palembang tentunya akan sangat membutuhkan Kamus bahasa daerah terkhusus bahasa Palembang.

“Sehingga sudah selayaknya kami mendukung kebijakan Pemerintah kota Palembang dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk melaksanakan Pembelajaran Mulok ini akan mencakup materi tentang bahasa Palembang di SD dan SMP se-kota Palembang. Nantinya, kamus ini selain digunakan oleh para pelajar yang sedang belajar bahasa daerah juga diperlukan oleh masyarakat umum untuk mempelajari bahasa daerah,” Ungkap Ari Panji.

Ari Panji juga mengatakan kalau perjuangan untuk pelaksanaan pembelajaran mulok ini sudah dirintis sejak tahun 2003 yang lalu yang diusulkan oleh para penggiat budaya Palembang dan KKP serta SMB III Prabu Diradja. Diawali dengan pembuatan Kamus Baso Palembang.

“Jadi jika ditahun 2024 ini telah ditetapkan PERWALI dan dilaksanakannya Pembelajaran Mulok adalah hasil dari apa yang selama ini diperjuangkan oleh semua pihak terutama penggiat Budaya,” ujar Kemas A.R. Panji.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....