Yang Unik dan Menarik Dari Provinsi Papua Pegunungan

  • 26 Agt 2024 13:10 WIB
  •  Wamena

KBRN, Jayawijaya: Provinsi Papua Pegunungan merupakan Provinsi di Indonesia dengan ibukota Kabupaten Jayawijaya.

Papua Pegunungan dimekarkan dari Provinsi Papua bersama dua Provinsi lainnya yaitu Papua Selatan dan Papua Tengah pada 30 Juni 2022. Provinsi Papua Pegunungan memiliki 8 Kabupaten.

Selain bahasa Indonesia, masyarakat Provinsi Papua Pegunungan juga menggunakan beberapa bahasa lokal atau daerah seperti Dani, Ketengban, Kimyal, Kosarek, Lanny, Nduga, Ngalum, Nggem, Walak, Yali dan Lainnya. Demikian disampaikan Esti dan Maria saat membawa acara LABEWA (Lagu dan Belajarnya Anak Wamena) di Programa 1 RRI Wamena, Selasa,(20/08/2024).

Dikatakan Esty & Maria, Papua Pegunungan juga mempunyai rumah adat yaitu Honai, merupakan sebutan untuk rumah adat yang ditempati oleh laki laki. Sementara itu, rumah untuk perempuan memiliki sebutan yang berbeda yaitu Ebe’ai. Keduanya itu merupakan rumah khas Papua Pegunungan yang dapat menampung lima hingga sepuluh orang.

Tidak hanya itu, Provinsi Papua Pegunungan juga mempunyai senjata tradisional yaitu Panah, seperti masyarakat di Distrik Kurulu terkenal dengan dua jenis bentuk panah yaitu Panah supa yang dipakai untuk berperang, dan Panah Warn Wakiwy yang dipakai untuk berburu burung.

“Jangan lupa dengan makanan Khasnya, dimana makanan khas bakar batu yang sangat enak dan nikmat, yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat Provinsi Papua Pegunungan. Tradisi bakar batu ini merupakan tradisi penting di Papua Pegunungan yang berupa ritual memasak bersama warga satu kampung atau dalam suatu acara yang bertujuan untuk bersyukur atas sesuatu yang telah dicapai, bersilaturahmi untuk mengumpulkan sanak saudara dan kerabat untuk menyambut kebahagiaan seperti kelahiran, perkawinan adat, penobatan kepala suku dan lain sebagainya. Disebut Bakar Batu karena benar-benar batu dibakar hingga panas membara, kemudian ditumpuk di atas makanan yang akan dimasak. Di masing-masing suku atau tempat berbeda nama misalnya Lago Lakwi (Lani,Tolikara, Logo Lakwi (Dani, Puncak), Mogo Gapil (Paniai), Kit Oba Isogoa (Wamena, Jayawijaya). Kerep Kan (Nduga), dan Hupon (Pegunungan Bintang)'" ujar Esty.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....