Kayu Gaharu, dengan Segudang Manfaat dan Bernilai Jual Tinggi
- 14 Agt 2024 15:18 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Kalimantan Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi kayu gaharu. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor kondisi alam hutan yang masih alami.
Kalimantan Tengah masih memiliki kawasan hutan yang cukup luas, kondisi ini memungkinkan pohon gaharu tumbuh dengan baik.
Gaharu adalah kayu berwarna kehitaman dan mengandung resin khas yang dihasilkan oleh sejumlah spesies pohon dari marga/genus Aquilaria malacecensis. Resin ini digunakan dalam industri wangi-wangian (parfum dan setanggi) karena beraroma harum.
Demikian disampaikan Agarwood Store BAJ Palangka Raya (Pelaku UMKM), Darminto disela kegiatan Pesona Tambun Bungai-Harvesting BBI-BWI Kalimantan Tengah 2024 di Gedung Pertemuan Umum Tambun Bungai, kota Palangka Raya. Rabu, (14/8/2024).
Lebih lanjut Darminto mengatakan, kayu gaharu juga acap kali dianggap sebagai kayu ajaib yang diturunkan dari surga. Hal inilah yang membuat mengapa jenis kayu ini begitu populer, tak hanya dinusantara, tapi juga mancanegara dan dibanderol dengan harga yang cukup fantastis.
Manfaat gaharu didunia kesehatan secara garis besar sebagai bahan obat-obatan penyakit baik akut dan kritis, antioksidan bahkan untuk therapi stress (Relaksasi). berbagai produk yang telah dihasilkan dari kayu gaharu yaitu gelang gaharu, tasbih, bukhur/dupa, pipa roko, minyak gaharu, piala/plakat, patung, tongkat dan lain-lain.
"Karena dikatakan kayu surga, gaharu dipercaya dapat mengusir pengaruh roh jahat sehingga kayu gaharu banyak diolah berbentuk tasbih sebagai media untuk berzikir dan berdoa." ucap Darminto. "Selain itu ciri khas asli gaharu memiliki pohon yang tumbuh dikawasan tropis seperti Asia Tenggara dan memiliki diameter 40-60 cm dengan tinggi hingga 40 meter."
Darminto berharap, melalui kegiatan ini potensi kayu gaharu di Kalimantan Tengah dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat dan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....