Srikandi Polres Ngawi Ajak Santriwati Terapkan Etika Bermedia Sosial Aman
- 30 Jul 2024 08:03 WIB
- Madiun
KBRN, Ngawi: Polres Ngawi Polda Jatim menerjunkan Srikandinya untuk memberikan edukasi terkait bijaksana bermedia digital. Sasaran sosialisasi masyarakat umum, generasi muda, pelajar, hingga santri. Termasuk diantaranya santriwati di Pondok Pesantren Gontor Putri 1 Mantingan pada Senin (29/7/2024).
Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto melalui Kasi Humas Iptu Dian Ambarwati menyampaikan tidak hanya masyarakat yang berpendidikan rendah, masyarakat berpendidikan tinggi pun rentan termakan atau menjadi korban hoax. Fenomena hoax yang banyak bertebaran di media sosial tak ayal seringkali menyebabkan keresahan di masyarakat dan disintegrasi bangsa.
Dian mengungkapkan dampak penyebaran hoax ini tidak hanya merugikan diri sendiri namun berdampak pada masyarakat luas. Dian mengajak para santriwati untuk berpikir cerdas dan konfirmasi sebelum menyebarkan informasi di dunia nyata maupun dunia maya (media sosial). Secara hukum penyebaran berita hoax dapat dijerat dengan UU ITE.
"Tak hanya melek terhadap teknologi, tapi juga melek etikanya. Kita harus memastikan apa yang kita share suatu hal yang baik dan membawa manfaat bagi masyarakat dan keluarga kita. Minimal orang terdekat kita paham mana berita hoax mana yang tidak," kata Dian seperti rilis diterima RRI(30/7/2024)
Sekitar seribu santriwati yang hampir memenuhi aula Ponpes Gontor pun terlibat aktif dalam berdiskusi tentang isu-isu terkini yang sering muncul di media sosial dalam sesi tanya jawab.
"Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sehingga generasi muda sadar akan perkembangan teknologi dan internet yang membawa banyak manfaat, namun juga menyimpan risiko dan tantangan tersendiri," kata Wakil Direktur Ponpes Gontor Putri 1 Mantingan Ustad Arif Irfanuddin, saat memberikan sambutannya.
Selain materi cerdas bermedia sosial, juga diberikan edukasi terkait cara mencegah bullying dan kekerasan terhadap anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....