Sanggar Malisngorar Lestarikan Budaya Tanimbar di Era Digital
- 25 Jul 2024 18:24 WIB
- Saumlaki
KBRN, Saumlaki: Di tengah maraknya kecanggihan gadget, mempertahankan budaya menjadi sebuah tantangan yang sangat besar. Hal ini disampaikan Owner Sanggar Malisngorar, Buken Yakobus kepada rri.co.id ketika menyaksikan penampilan penari yang sedang berlatih di sanggar tersebut.
Menurut Yakobus, Sanggar Malisngorar miliknya ini sedang fokus dalam upaya pelestarian tari-tarian adat, yang dimiliki Suku Tanimbar.
"Sanggar ini merupakan sanggar yang saya bentuk sebagai upaya dalam mepertahankan kebudayaan Tarian Tanimbar yang sangat kaya,"ujarnya.
Penari sanggar Malisngorar lebih dimonopoli oleh kaum Gen Z dan kaum milenial yang saat ini sangat dekat dengan gadget dan kecanggihan di era digital.
"Hampir semua penari yang dibina di sanggar ini merupakan anak-anak ABG yang lebih dikenal dengan Gen Z dan kaum milenial, dan sangat lekat dengan kecanggihan yang di tawarkan oleh gadget dan berbagai fitur yang ada di dalamnya," kata Yakobus.
Karena itu dalam upaya pelestarian budaya, Sanggar Malisngorar terus mengajarkan tari tarian adat dan juga tarian kolaborasi serta tarian kolosal yang dimiliki oleh Suku Tanimbar kepada generasi muda. Hal ini dilakukannya dengan harapan budaya ini akan terus hidup sampai kapanpun dan tidak akan tergerus oleh era modernisasi yang terus berkembang dari masa ke masa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....