Gunung Merapi Keluarkan Lava dan Asap Putih Kawah
- 18 Jun 2024 09:48 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Gunung Merapi masih aktif mengeluarkan guguran lava dan asap dari kawahnya. Dalam keterangan tertulisnya yang diunggah melalui media sosial Instagram di akun @BPPTKG Selasa (18/6/2024) pagi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyampaikan laporan aktivitas Gunung Merapi untuk periode pengamatan Senin (18/6/2024) pukul 00.00-24.00 WIB.
Data dari BPPTKG, Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava sebanyak lima kali ke arah barat daya (Kali Bebeng), dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter.
Selain itu, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 20 - 50 meter di atas puncak kawah.
"Gunung Merapi mengalami sejumlah kegempaan. Sebanyak 34 kali gempa guguran, 13 kali gempa fase banyak, lima kali gempa vulkanik dangkal, dan dua kali gempa tektonik," tulis BPPTKG.
BPPTKG merekomendasikan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer (Km), Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau hingga radius 3 km dari puncak.
"Dari data pemantauan, suplai magma masih berlangsung, yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya," tulis BPPTKG.
BPPTKG juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar dan Awan Panas Guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
"Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu dari erupsi Gunung Merapi. Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini Siaga (Level 3)," seperti dikutip dari BPPTKG. (fer/par)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....